• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAMASA

Komitmen Menolak Job Fit : JAM Tegaskan Tidak Akan Menjual Akal Sehat Demi Kepentingan Kekuasaan

Redaksi by Redaksi
in MAMASA
0
Komitmen Menolak Job Fit : JAM Tegaskan Tidak Akan Menjual Akal Sehat Demi Kepentingan Kekuasaan
7
SHARES
75
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
MAMASA — Jaringan Aktivis Mamasa (JAM) menegaskan komitmen tegas untuk tetap menolak kebijakan job fit di Kabupaten Mamasa, yang dinilai tidak berpihak pada prinsip keadilan, transparansi, dan meritokrasi. Dalam pernyataannya, aktivis JAM Yustianto Tallulembang menegaskan bahwa JAM tidak akan bergeser sedikit pun dari garis perjuangan rakyat, sekalipun menghadapi dinamika internal maupun tekanan dari berbagai arah.“Gerakan kami bukan untuk mencari posisi, tetapi untuk menjaga posisi moral rakyat Mamasa. Job fit bukanlah solusi, melainkan jebakan yang bisa melemahkan sistem birokrasi dan memperkuat praktik transaksional dalam pemerintahan,” tegas Yustianto, Sabtu (1/11/2025).
Pernyataan keras ini disampaikan menanggapi sikap salah satu anggota JAM yang baru-baru ini mengundurkan diri dan kemudian berbalik mendukung kebijakan job fit. Menurut Yustianto, langkah tersebut merupakan hak pribadi, namun tidak bisa dijadikan pembenaran untuk mengaburkan arah perjuangan yang telah lama diperjuangkan JAM.“Perjuangan bukan tempat singgah bagi mereka yang mudah tergoda oleh kenyamanan. Kami tidak menolak orang yang pergi, tapi kami menolak sikap yang menukar idealisme dengan kepentingan jangka pendek. Gerakan yang tidak konsisten akan kehilangan makna perjuangannya sendiri,” ujar Yustianto dengan nada kritis.
Lebih lanjut, JAM menilai bahwa job fit di Mamasa saat ini justru mengabaikan esensi reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik. Proses yang tidak transparan dan berpotensi sarat kepentingan dinilai hanya akan memperlebar jarak antara birokrasi dan rakyat.
“Jika birokrasi dibangun di atas loyalitas kekuasaan, bukan kompetensi, maka keadilan administratif akan runtuh. Kami menolak job fit bukan karena menolak perubahan, tapi karena kami menolak kebijakan yang mencederai akal sehat,” tambahnya.JAM menegaskan bahwa mereka akan tetap berada pada garis kritis yang konstruktif mengawal kebijakan publik tanpa intervensi pihak mana pun, baik politik maupun birokratik. Bagi JAM, menjaga konsistensi perjuangan berarti menjaga kepercayaan publik agar gerakan sipil tidak kehilangan arah dan ruh perjuangan moralnya.“Banyak yang berbicara soal perubahan, tapi sedikit yang benar-benar siap membayar harga untuk memperjuangkannya. Kami memilih tetap di jalur yang berat ini, jalur akal sehat dan keadilan publik. Karena ketika gerakan mulai dikompromikan, maka rakyatlah yang paling dulu dikorbankan,” tegas Yustianto.Sebagai penutup, Yustianto menyerukan agar masyarakat Mamasa tidak terjebak dalam narasi yang menyesatkan. Menurutnya, perjuangan menolak job fit bukanlah bentuk perlawanan terhadap individu atau lembaga, melainkan perlawanan terhadap ketidakadilan sistemik yang mengancam integritas tata kelola daerah.“Kami tidak sedang melawan orang, kami sedang melawan cara berpikir yang merusak tatanan. Selama akal sehat masih hidup di Mamasa, JAM akan berdiri di garis depan untuk menjaganya,” pungkasnya. (Ayu)
Previous Post

Antisipasi Musim Hujan, Tasming Hamid Pastikan Normalisasi Sungai Jawi-Jawi dan Karajae Berjalan Maksimal

Next Post

Arifin Kembali Pimpin Desa Buttu Baruga, Resmi Dikukuhkan Bupati Majene

Redaksi

Redaksi

Next Post
Arifin Kembali Pimpin Desa Buttu Baruga, Resmi Dikukuhkan Bupati Majene

Arifin Kembali Pimpin Desa Buttu Baruga, Resmi Dikukuhkan Bupati Majene

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Peternak Menjerit Tak Pernah Dibina, Dinas Peternakan Majene: Bantuan Tak untuk Individu!

    Peternak Menjerit Tak Pernah Dibina, Dinas Peternakan Majene: Bantuan Tak untuk Individu!

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Baru Masuk Usai Lebaran, ASN Kelurahan Galung Dicek Mendadak

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Momentum Maaf-Maafan, Kerajaan Balanipa Justru ‘Tagih’ Aspirasi ke Pemprov Sulbar

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Intel Core i7-7700K ‘Kaby Lake’ review

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Hands on: Apple iPhone 7 review

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Muhammadiyah Lebih Dulu, Sekda Sulbar: Jangan Dipersoalkan!

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Hari Pertama Kerja, ASN Majene Langsung Disidak

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Solidaritas PWI Sidrap untuk Korban Kebakaran di Pangkajenne

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Pasca Lebaran, Polisi Patroli ke Rutan Majene: Antisipasi Ancaman Tersembunyi

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas 10 Km dari Titik Hanyut di Sungai Saddang

    5 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In