PAREPARE, TARGETTUNTAS.ID – Legislator Fraksi Hanura, Hj. Sri Tanty Mariani Nasrah, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan penjaringan aspirasi yang digelar di Kota Parepare. Mayoritas warga menyampaikan persoalan beasiswa pendidikan, kepesertaan BPJS, infrastruktur, hingga polemik desil dalam penerimaan bantuan sosial.
Menanggapi hal tersebut, Hj. Sri Tanty Mariani Nasrah menegaskan bahwa sebagian besar aspirasi warga langsung ditindaklanjuti saat reses masih berlangsung.
“Alhamdulillah, dari sekian aspirasi yang masuk hari ini, hampir semuanya bisa kita selesaikan di tempat, kecuali persoalan infrastruktur,” ujarnya. (16/2)
Terkait infrastruktur, ia menjelaskan bahwa usulan tersebut telah masuk dalam pokok pikiran (pokir) tahun anggaran 2025 yang sebelumnya diperjuangkan. Bahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Tadi sudah langsung ditelepon dinas terkait, termasuk dari PU. Informasinya, tim juga sudah melakukan pengukuran di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, keluhan terkait BPJS yang sebelumnya dinilai tidak aktif atau terkendala administrasi, berhasil difasilitasi dan diproses saat kegiatan berlangsung. Beberapa warga bahkan langsung mendapatkan kepastian status kepesertaan mereka.
Selain persoalan bantuan sosial dan kesehatan, ia juga menyoroti layanan darurat 119. Berdasarkan laporan masyarakat, layanan tersebut dinilai cukup responsif. Namun, masih terdapat kebingungan terkait nomor kontak yang dihubungi.
“Beberapa warga menyampaikan bahwa saat menghubungi 119, petugas langsung datang. Namun tadi sempat ada yang terhubung ke pusat layanan lain. Ke depan, kami akan membagikan kontak khusus layanan 119 agar masyarakat tidak salah menghubungi,” terangnya.
Hj. Sri Tanty memastikan seluruh aspirasi yang belum tuntas akan terus dikawal melalui koordinasi lintas instansi terkait.
“Kita pastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum ini saja. Yang belum selesai akan terus kita tindak lanjuti dan kawal,” tegasnya.
(*)


