• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Potensi Peternakan Desa Bukit Saman: Andalan Ekonomi Warga, Berjaya di Pasar Kalimantan Namun Butuh Dukungan Pengembangan

Admin by Admin
in MAJENE
0
Potensi Peternakan Desa Bukit Saman: Andalan Ekonomi Warga, Berjaya di Pasar Kalimantan Namun Butuh Dukungan Pengembangan
5
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJENE – Sektor peternakan menjadi salah satu tumpuan ekonomi utama bagi warga Desa Bukit Saman, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Komoditas sapi dan kambing dari desa ini telah dikenal luas dan pemasarannya mampu menembus hingga ke wilayah Kalimantan Selatan sampai Kalimantan Timur. Namun, di balik potensi yang sangat besar tersebut, masih terdapat pola perdagangan yang khas serta sejumlah tantangan yang memerlukan perhatian dan dukungan serius, baik dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. Hal ini diungkapkan Kepala Desa Bukit Saman, Arman, S.P., saat ditemui di kantor desa pada Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut Arman, untuk komoditas sapi, saat ini populasi dan kualitas pengembangannya mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini tak lepas dari upaya warga yang mulai mendatangkan bibit atau pejantan unggulan dari luar daerah untuk memperbaiki mutu ternak.

“Dalam kurun waktu sekitar enam bulan terakhir, pengembangan sapi baru saja kami pusatkan di satu dusun saja. Namun jika dikombinasikan dengan jumlah populasi di seluruh wilayah desa, jumlahnya sudah mencapai ratusan ekor,” ungkap Arman.

Ia juga menjelaskan secara rinci mengenai dinamika harga jual sapi yang berlaku di masyarakat, yang sangat bergantung pada kualitas, bobot, maupun lokasi transaksi. “Masalah harga yang ditetapkan pedagang memang terlihat agak tinggi dibandingkan harga standar. Sebagai gambaran, harga dasar atau standar pasar biasanya ada di angka Rp16 juta untuk ukuran bobot tertentu. Namun, pedagang bisa membelinya di angka Rp20 juta. Bahkan, untuk sapi yang kualitas atau bobotnya lebih besar, harga normalnya di kisaran Rp20 juta, pedagang justru bersedia membelinya hingga mencapai Rp25 juta per ekor. Ada perbedaan harga juga antara sapi yang dipelihara di kandang dengan yang digembala di hutan atau ladang; rata-rata harga dasar sapi kandang berada di angka Rp16 juta, sedangkan yang dari luar bisa bergerak naik sesuai kualitasnya,” jelas Arman merinci.

Sementara itu, potensi peternakan kambing di desa ini terbilang sangat besar dengan populasi yang tercatat telah mencapai lebih dari 1.000 ekor. Ciri khas penjualan kambing di Desa Bukit Saman berfokus pada pemasaran kambing jantan, terutama menjelang hari raya kurban. Momen ini menjadi berkah tersendiri bagi warga, karena harga jual kambing cenderung melonjak dan memberikan keuntungan yang sangat menjanjikan bagi para peternak.

Namun, pola transaksi yang terjadi selama ini memiliki keunikan sekaligus risiko tersendiri. Arman menjelaskan, hampir seluruh transaksi jual beli hewan ternak dilakukan tidak secara tunai, melainkan menggunakan sistem utang-piutang antara pedagang dan peternak.

“Jika harga tunai normalnya berkisar antara Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per ekor, dengan sistem utang harganya bisa mencapai lebih dari Rp5 juta. Pembayaran baru dilakukan pedagang setelah hewan ternak tersebut berhasil dijual kembali ke wilayah Kalimantan Selatan, baik dengan cara transfer maupun pembayaran langsung,” paparnya.

Melihat kondisi tersebut, Arman berharap adanya intervensi dan program pengembangan budidaya peternakan, khususnya sapi dan kambing, dari pemerintah tingkat kabupaten maupun provinsi. Langkah ini dinilai penting agar potensi besar ini bisa dikelola lebih baik, meningkatkan kesejahteraan peternak, sekaligus meminimalkan risiko kerugian yang mungkin timbul dari pola transaksi utang-piutang yang masih berlaku saat ini.

Di sisi lain, Arman juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja petugas kesehatan hewan yang memiliki kantor di wilayah desa tersebut. “Alhamdulillah, pelayanan kesehatan hewan di sini sangat proaktif. Setiap kali ada keluhan atau gangguan kesehatan pada hewan ternak warga, penanganan selalu terpenuhi dengan baik dan cepat,” ucapnya bersyukur.

Sebagai harapan akhir, Arman mendoakan agar usaha peternakan warga Desa Bukit Saman ini terus berkembang pesat dan dikelola secara lebih profesional ke depannya. “Kami berharap peternakan di sini semakin maju dan menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat desa, agar kesejahteraan warga pun semakin terangkat dan terjamin,” tutup Arman.

(*)

Previous Post

Binrohtal Polres Majene Bahas Fiqih Kurban, Tingkatkan Pemahaman Personel Jelang Idul Adha

Next Post

Sekda Parepare: TPP ASN Dicairkan Bertahap Sesuai Usulan OPD

Admin

Admin

Next Post
Sekda Parepare: TPP ASN Dicairkan Bertahap Sesuai Usulan OPD

Sekda Parepare: TPP ASN Dicairkan Bertahap Sesuai Usulan OPD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • DPP AP2 Desak Menteri PU Dody Evaluasi BBWS Pompengan Jeneberang Terkait Anggaran Rp93 Miliar

    DPP AP2 Desak Menteri PU Dody Evaluasi BBWS Pompengan Jeneberang Terkait Anggaran Rp93 Miliar

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Bawaslu Majene Selenggarakan Pendidikan Pengawasan Partisipatif

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Salurkan Bantuan Pangan di Kelurahan Galung, Ini Penjelasan Camat Banggae Terkait Status Honorer Penerima Bantuan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • UPT Puskesmas Palanro dan SPPG Barru Mallusetasi Cilellang Bersinergi Wujudkan Relawan Sehat

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Sulbar dan Kejaksaan Negeri Majene Perpanjang Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • SD Negeri 51 Galung Paara Terapkan Penilaian Akhir Fase Berbasis Teknologi, Wujud Implementasi Kebijakan Pendidikan Baru

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • PDC KMSI Makassar Siapkan 4 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Gema Fit & Fair, Inovasi KKN Universitas Tomakaka Padukan Olahraga dan UMKM di Galung

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Semangat Kebangkitan Nasional, Bupati Majene Pimpin Upacara Harkitnas ke-118

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In