• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home JAKARTA

Kompetensi PSM Kunci Pemulihan Ekonomi Desa di Indonesia 

Tahun 2023, BUM Desa mencatatkan omzet sebesar Rp2,87 triliun, sementara BUM Desma memperoleh omzet sebesar Rp215,47 miliar.

Admin by Admin
in JAKARTA
0
6
SHARES
66
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
JAKARTA, TARGET TUNTAS.ID,– Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi penggerak swadaya masyarakat (PSM), yang berperan sebagai ujung tombak dalam pemberdayaan masyarakat desa.
Dengan jumlah PSM yang mencapai 3.089 pada awal 2024 dan lebih dari 75.000 desa di Indonesia, setiap PSM bertanggung jawab untuk mendampingi sekitar 27 desa yang masing-masing memiliki karakteristik dan permasalahan unik. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi PSM menjadi suatu keharusan.
Upaya peningkatan kompetensi dilakukan melalui Pelatihan Pegawai ASN Kemendes PDTT yang berkolaborasi dengan PSM SAKTI (Solid, Adaptif, Kolaboratif, Terdepan, dan Inovatif) dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).
Kepala Pusat Pelatihan Pegawai ASN Kemendes PDTT, Mulyadin Malik, menyatakan bahwa BUM Desa merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Menurut data Kemendes PDTT, saat ini terdapat 53.570 BUM Desa dan 5.690 BUM Desa Bersama (BUM Desma), total mencapai 59.260 BUM Desa di seluruh Indonesia.
Hingga akhir 2023, sebanyak 10.866 pemerintah desa telah menanamkan modal ke BUM Desa senilai total Rp1,16 triliun, dengan rata-rata Rp44,23 juta per desa. Penanaman modal ini berkontribusi pada Pendapatan Asli Desa (PADes) yang mencapai Rp162,99 miliar, atau rata-rata Rp14,97 juta per desa.
Selama tahun 2023, BUM Desa mencatatkan omzet sebesar Rp2,87 triliun, sementara BUM Desma memperoleh omzet sebesar Rp215,47 miliar.
Mulyadin menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk mewujudkan PSM SAKTI dalam pengelolaan BUM Desa. Salah satu langkah yang diambil adalah pembentukan Tim Nasional Terpadu Pengembangan Kompetensi JF PSM, yang merupakan kolaborasi antara Kemendes PDTT dan berbagai kementerian serta lembaga lainnya. Tim ini akan merumuskan rencana aksi untuk mengembangkan kompetensi PSM dalam pemberdayaan ekonomi desa.
“Penyusunan standar kompetensi JF PSM di bidang pelatihan BUM Desa akan meningkatkan efektivitas pemberdayaan masyarakat melalui kurikulum dan modul yang tepat,” ungkap Mulyadin.
Seminar panel yang diadakan di Kawasan Sentul, Bogor, pada 25 September 2024 ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk Agus Sudrajat dari LAN RI, Anak Agung Ngurah Ugrasena, dan Sunaji Zamroni dari Atmawidya Alterasi Indonesia. Diskusi yang dimoderatori oleh Hasman Maani ini menyimpulkan bahwa pembangunan desa harus berakar pada kekuatan lokal masyarakat, dengan PSM dan pendamping desa berperan penting dalam menggerakkan potensi tersebut.
Tags: BumdesEditor AdiEkonomi DesaFirman - Kemendes PDTTKemendes PDTTPSM
Previous Post

Rutan Barru dan LBH Citra Keadilan Tingkatkan Akses Hukum Untuk Warga Binaan

Next Post

Kementerian PUPR dengan NHRI – TIONGKOK Jalin Kerjasama. Kenapa?

Admin

Admin

Next Post

Kementerian PUPR dengan NHRI - TIONGKOK Jalin Kerjasama. Kenapa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tambang Ilegal Suplai Material Proyek Negara? Pembangunan Tanggul Tandasura Dipertanyakan

    Tambang Ilegal Suplai Material Proyek Negara? Pembangunan Tanggul Tandasura Dipertanyakan

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Rekan Kerja Curiga Tak Bisa Hubungi Korban, Pegawai Bank Ditemukan Meninggal di Kos

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Forum Profesor Sulbar dan Pemkab Majene Perkuat Langkah Pendirian Politeknik di Majene

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Demo Mahasiswa Desak Transparansi Puskesmas Sendana 1, Dinkes Majene Temui Massa dan Beri Jawaban

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dugaan Korupsi Dana KUR BRI di Majene Masuk Babak Baru

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • SD Negeri 24 Saleppa Gelar Penamatan Kelas VI, Seluruh Siswa Lulus 100%

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Viral di Media Sosial, Tudingan “Monster” di SDN 82 Parepare Jadi Sorotan Publik

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • SD Negeri 24 Saleppa Gelar Penamatan Kelas VI, Seluruh Siswa Lulus 100%

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • PWI Sulsel Punya Nahkoda Baru, Suwardi Thahir Terpilih Secara Aklamasi

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In