Sinjai, Target Tuntas – Dengan semangat kebersamaan dan kearifan lokal, masyarakat Desa Pattallassang, Kecamatan Sinjai Timur, bersatu dalam sebuah kegiatan swadaya untuk memberantas hama babi yang meresahkan.
Kegiatan berburu ini berlangsung pada hari Minggu 3 November 2024, didukung oleh Babinsa, Polsek Sinjai Timur, dan Pemerintah Desa Pattallassang selaku tuan rumah yang menggagas kegiatan tersebut.

Ratusan warga dari empat dusun berpartisipasi memburu, sekitar 20 ekor babi yang merusak tanaman mereka berhasil dilumpuhkan. Kepala Desa Pattallassang, Ismail, melalui Sekretaris Desa, Sabri, menyatakan bahwa inisiatif ini diambil sebagai langkah menyelamatkan lahan pertanian jelang musim tanam.
“Keberadaan hama babi ini sangat mengganggu dan membuat warga resah, terutama karena sekarang sudah memasuki musim tanam,” ungkap Sabri saat direkam di ruangan kerjanya pada hari Senin (4/11/2024).
Desa Pattallassang, yang mayoritas warganya menggantungkan hidup dari pertanian, menghadapi ancaman serius dengan serangan babi hutan ini. Sekitar 100 hektar lahan di desa tersebut merupakan lokasi pertanian, khususnya untuk tanaman jagung yang menjadi sumber penghidupan utama.
Kegiatan yang berlangsung sejak Minggu pagi ini diwarnai antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Dengan menggunakan peralatan manual seperti tombak dan parang, warga juga dibantu oleh anjing peliharaan untuk memburu hama babi yang mengancam hasil panen. “Ini bukan hanya soal menjaga ladang, tetapi juga soal menjaga mata pencaharian dan masa depan desa,” kata Andi Abd Rahman seorang warga.
Desa Pattallassang dikenal sebagai kawasan agraris dengan sumber penghasilan utama dari sektor pertanian, perkebunan, persawahan, peternakan, dan UMKM. Inisiatif ini menjadi simbol solidaritas dan semangat gotong royong, memperlihatkan kekuatan komunitas dalam menghadapi tantangan bersama. Bagi masyarakat Desa Pattallassang, kerja keras ini bukan hanya membasmi hama, tetapi juga menjadi cara untuk merawat tanah dan menjaga harapan bagi generasi mendatang.***


