• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH PAREPARE

UMPAR Klarifikasi Kebijakan Pengurangan Tunjangan Karyawan

Admin by Admin
in PAREPARE
0
UMPAR Klarifikasi Kebijakan Pengurangan Tunjangan Karyawan

Wakil Rektor III UMPAR, Asram AT Jadda

7
SHARES
78
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Parepare, TARGETTUNTAS.ID — Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) baru-baru ini menjadi sorotan publik terkait kebijakan pengurangan tunjangan sejumlah karyawannya. Isu awal menyebutkan bahwa 17 karyawan mengalami pemotongan gaji, namun pihak UMPAR meluruskan informasi tersebut.

Dalam klarifikasi yang disampaikan pada 3 Januari 2025, Wakil Rektor III UMPAR, Asram AT Jadda, menjelaskan bahwa jumlah karyawan yang terkena dampak pengurangan tunjangan jauh lebih sedikit daripada yang dilaporkan.

“Tidak benar data yang menyebutkan 10 karyawan pada November kemudian bertambah menjadi 17 pada Desember. Faktanya, hanya 8 karyawan yang mengalami pengurangan tunjangan pada November, dan jumlah itu menurun menjadi 5 pada Desember,” tegas Asram

Ia juga membantah kabar yang menyebutkan sisa gaji karyawan hanya berkisar Rp100.000-200.000. Menurutnya, klaim tersebut tidak akurat dan bersifat personal.

“Gaji pokok seluruh karyawan dan dosen tetap diterima secara utuh. Yang dikurangi hanyalah beberapa jenis tunjangan, dan itu berdasarkan variabel kinerja. Kebijakan ini merupakan langkah untuk memastikan keadilan bagi mereka yang produktif dibandingkan dengan yang tidak berkontribusi secara signifikan,” ujar Asram.

Kebijakan Berbasis Kinerja

Asram menjelaskan bahwa kebijakan berbasis kinerja ini mulai diterapkan setelah pergantian rektor pada akhir 2023. Rektor baru menginginkan sistem penggajian dan tunjangan yang mencerminkan kinerja individu.

“Tidak boleh ada yang dirugikan atau dizalimi. Mereka yang sudah bekerja dengan maksimal harus mendapatkan haknya sesuai kontribusinya. Sebaliknya, yang tidak memenuhi standar harus menerima konsekuensi sesuai kebijakan kampus,” tambahnya.

Asram juga menegaskan bahwa penghentian tunjangan ini bersifat sementara. Karyawan dan dosen yang menunjukkan peningkatan kinerja sesuai variabel yang telah ditetapkan akan kembali menerima tunjangannya.

“Kebijakan ini juga menjadi bagian dari punishment. Tujuannya untuk menertibkan mereka yang selama ini hanya menerima gaji tanpa memenuhi kewajibannya. Ini bukan soal ketidakmampuan membayar, tetapi langkah untuk kemajuan UMPAR ke depan,” jelasnya.

Langkah Ke Depan

Ke depannya, UMPAR akan menerapkan sistem evaluasi yang lebih ketat, termasuk penggunaan sistem absen digital dengan radius tertentu dari lokasi kampus. Setiap karyawan dan dosen diwajibkan menginput minimal tiga item realisasi kerja per hari.

“Kami ingin meningkatkan etos kerja dan menciptakan rasa keadilan di antara karyawan dan dosen. Sistem ini akan memastikan bahwa mereka yang lebih produktif tidak merasa dirugikan,” papar Asram.

Sebagai informasi, UMPAR menyediakan berbagai jenis tunjangan selain gaji pokok, seperti tunjangan kinerja, tunjangan kepegawaian, tunjangan makan minum, dan tunjangan transportasi.

(Shl/Mds)

Previous Post

Safari Jumat, Kapolsek Sendana Imbau Warga Waspada Bencana Alam di Musim Hujan

Next Post

Majene Raih Nilai SPBE Tertinggi di 2024, Kepala Dinas Kominfo: Ini Bukti Transformasi Digital Berhasil

Admin

Admin

Next Post
Majene Raih Nilai SPBE Tertinggi di 2024, Kepala Dinas Kominfo: Ini Bukti Transformasi Digital Berhasil

Majene Raih Nilai SPBE Tertinggi di 2024, Kepala Dinas Kominfo: Ini Bukti Transformasi Digital Berhasil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Siswa SD di Majene Belajar Sejarah Mandar Langsung di Museum

    Siswa SD di Majene Belajar Sejarah Mandar Langsung di Museum

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • SPBU Nelayan Pangali-Ali Hampir Rampung Dipugar, Segera Bisa Beroperasi Layani Masyarakat

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • PGRI Banggae Timur Bentuk Kepengurusan Ranting SMP Masa Bakti Lima Tahun

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rakor dan Monev Diskominfo Majene Dorong Pers Lebih Profesional

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pos Kamling Palipi Soreang Dinilai, Kasat Binmas Polres Majene Turun Langsung Dampingi Tim Dit Binmas Polda Sulbar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rutan Kelas IIB Majene Laksanakan Kegiatan Apel ikrar Permasyarakatan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • RAM FM Majene Gelar Talk Show Pencegahan Radikalisme di Ruang Digital, Hadirkan Peneliti Terorisme dan Densus 88

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Bea Cukai Sulbagsel Bongkar Peredaran Rokok Ilegal Rp65 Miliar, Kapolda Sulsel Beri Dukungan Penuh

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Berkas Perkara Lengkap! Kasus Korupsi Kredit di BRI Unit Banggae Segera Disidangkan

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Pendidikan Jadi Prioritas, Tasming Hamid Konsultasi Program Strategis ke Pemerintah Pusat

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In