PAREPARE, TARGETTUNTAS.ID — Anggota DPRD Kota Parepare, Husain Muhammad Saud SE, menggelar temu konstituen dan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) di Lagota Cafe Resto, Minggu (15/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi.
Dalam reses itu, Husain mengajak para konstituen untuk aktif bertanya dan menyampaikan langsung kebutuhan di lingkungan masing-masing. Sejumlah persoalan pun mengemuka, terutama terkait infrastruktur yang dinilai membutuhkan perhatian serius.
“Masukan warga seperti biasa, hampir sama dengan aspirasi sebelumnya. Infrastruktur, apalagi di musim penghujan ini, banyak yang rusak. Itu yang akan terus kami dorong perbaikannya,” ujar Husain.
Ia menilai, infrastruktur di daerah pemilihannya, khususnya Kecamatan Soreang, memang membutuhkan pemeliharaan berkelanjutan. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem turut mempercepat kerusakan sejumlah fasilitas umum.
Meski demikian, Husain mengaku pada reses kali ini dirinya lebih berhati-hati dalam menyikapi aspirasi warga. Hal itu lantaran masih terdapat sejumlah usulan sebelumnya yang belum terealisasi akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Aspirasi yang ada tetap kita tampung dan teruskan ke pemerintah. Namun memang ada yang belum terealisasi karena efisiensi anggaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap kegiatan reses selalu didampingi staf sekretariat yang bertugas mencatat seluruh aspirasi warga. Data tersebut kemudian langsung diinput ke dalam sistem dan diteruskan ke pemerintah, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan keterlibatan dinas terkait.
Selain infrastruktur, sejumlah warga juga menanyakan perihal bantuan sosial. Ada warga yang menyampaikan sebelumnya pernah menerima bantuan, namun kini tidak lagi mendapatkannya.
“Untuk hal-hal seperti itu, saya teruskan ke RT, RW, dan kelurahan agar bisa ditindaklanjuti sesuai mekanisme,” katanya.
Husain berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif turun ke lapangan untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung. Ia juga mengimbau agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
“Masih ada masyarakat yang sudah mapan namun ingin mendapatkan bantuan. Saya mengimbau agar yang sudah layak dan belum pernah menerima bantuan bisa lebih diprioritaskan,” tandasnya.
(*)


