MAJENE – Kegiatan Olahraga, Pengetahuan, dan Seni (OBSESI) Tahun 2026 yang digelar oleh SMP Negeri 2 Majene resmi dibuka hari ini, Senin (11/5), di Lapangan Olahraga sekolah setempat. Acara tahunan ini diikuti oleh 556 siswa yang berasal dari 30 satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Majene, dengan partisipasi yang menunjukkan peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain Kepala Bidang Pembinaan Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Majene, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Majene, Pengawas SMP Negeri 2 Majene, kepala sekolah beserta seluruh guru dan staf, serta para guru pendamping dan seluruh peserta lomba.
Dalam sambutannya selaku tuan rumah, Kepala SMP Negeri 2 Majene, Hj. Asmirah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme sekolah-sekolah yang hadir. Ia menjelaskan tema yang diusung pada tahun ini, yaitu “Bentangkan Layarmu”, yang memiliki makna mendalam bagi seluruh peserta.
“Tema ini kami angkat sebagai ajakan kepada anak-anak sekalian untuk berani ‘berlayar’ menghadapi tantangan lomba. Ini adalah simbol keberanian meninggalkan zona nyaman demi meraih prestasi di tengah samudra pencapaian yang luas,” ungkap Hj. Asmirah.
Ia juga berpesan agar kegiatan ini dijadikan sarana pengembangan diri dan mempererat persaudaraan, bukan sekadar mengejar kemenangan semata. “Kalah atau menang itu hal yang biasa. Yang terpenting adalah kalian sudah berani menunjukkan kemampuan terbaik dan mempererat tali silaturahmi antar sesama pelajar,” tambahnya seraya memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara.
Sementara itu, pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan Pemuda dan Olahraga Disdikpora Majene, Abdul Rahman, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Majene, Andi Asraf, S.Sos. Dalam sambutannya, Abdul Rahman menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Dinas yang berhalangan hadir karena harus menghadiri tugas dinas di Mamuju.
Abdul Rahman juga menyampaikan Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMP Negeri 2 Majene, kepala sekolah, komite, tenaga pendidik, serta panitia dari OSIS yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan positif ini.
“OBSESI ini merupakan wadah pembinaan yang sangat baik, baik di bidang olahraga, pengetahuan umum, maupun seni bagi generasi muda. Tujuannya jelas: menggali potensi, menemukan bakat, serta melahirkan atlet, siswa berprestasi, dan seniman yang mampu bersaing di jenjang yang lebih tinggi,” ujar Abdul Rahman.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana perkenalan SMP Negeri 2 Majene kepada calon siswa baru dari tingkat dasar, sekaligus menjadi ajang pemanduan bakat yang berkelanjutan. Ia juga menyampaikan informasi terkait kebijakan pemuda dan olahraga di tingkat provinsi, di mana sejumlah agenda besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tidak dilaksanakan tahun ini karena efisiensi anggaran. Fokus saat ini diarahkan pada persiapan matang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON), sehingga kegiatan seperti OBSESI menjadi sangat penting sebagai wadah seleksi dan pembinaan mandiri.
Pada akhir sambutannya, Abdul Rahman mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan jiwa kesatria. Kegiatan OBSESI tahun ini menghadirkan 14 cabang perlombaan, meliputi Olimpiade IPA, Matematika, IPS, Sepak Bola Mini, Atletik Lari 50 Meter, Mendongeng, Tari Kreasi, Nyanyi Solo, Desain Poster, Ceramah, Tartil Al-Qur’an, Vlog & Reportase, Pidato Bahasa Daerah, hingga Parade Semaphore.
Acara pembukaan ditutup dengan pernyataan resmi dibukanya kegiatan OBSESI SMP Negeri 2 Majene Tahun 2026, yang diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi pengembangan potensi pelajar di Kabupaten Majene.
(Bahar)


