• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Salurkan Bantuan Pangan di Kelurahan Galung, Ini Penjelasan Camat Banggae Terkait Status Honorer Penerima Bantuan

Admin by Admin
in MAJENE
0
Salurkan Bantuan Pangan di Kelurahan Galung, Ini Penjelasan Camat Banggae Terkait Status Honorer Penerima Bantuan

Camat Banggae M.H.Syahid,S.Ag.di Dampingi APdhaluddin lurah galung Serahkan Bantuan Pangan Secara Simbolis Kepada Warga Penerima.Senin 18/5/2026

8
SHARES
86
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJENE – Pemerintah Kecamatan Banggae bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perumahan Bulog Kabupaten Majene, kembali menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat kurang mampu. Penyaluran bantuan berupa beras dan minyak goreng ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, pada Senin (18/5/2026).

Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri langsung oleh Camat Banggae, H.M. Syahid, S.Ag, Sekretaris Camat Banggae, Lurah Galung, sejumlah staf kelurahan, serta para warga penerima manfaat.

Dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan, Camat Banggae, H.M. Syahid, S.Ag menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan pemerintah daerah. Program ini dijalankan atas kerja sama terpadu antara Dinas Ketahanan Pangan dengan pihak Bulog, yang ditujukan khusus bagi warga yang masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kelurahan Galung.

“Alhamdulillah, hari ini kita hadir di Kelurahan Galung dalam rangka kegiatan pembagian beras dari Bulog, yang merupakan program ketahanan pangan. Kegiatan ini hasil kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dengan pihak Bulog, guna menyalurkan bantuan kepada kelompok masyarakat kurang mampu, khususnya yang ada di wilayah ini,” ujar H.M. Syahid.

Pada penyaluran kali ini, setiap Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat mendapatkan jatah bantuan berupa 2 karung beras dan 4 kemasan minyak goreng. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok warga sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

Lebih lanjut, H.M. Syahid juga menguraikan kebijakan dan mekanisme penentuan penerima bantuan, terutama yang berkaitan dengan nasib para tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa saat ini seluruh data penerima bantuan sudah terintegrasi ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diperbarui secara berkala.

Disebutkannya, dulunya banyak tenaga honorer yang masuk dalam daftar penerima bantuan karena penghasilan mereka masih jauh di bawah standar Upah Minimum Regional (UMR) dan berupa insentif. Di Kabupaten Majene, insentif yang diterima honorer paling tinggi hanya berkisar 350 ribu rupiah per bulan, bahkan ada yang belum menerima honor sama sekali sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK). Kondisi ekonomi inilah yang membuat mereka masih sangat membutuhkan bantuan.

“Dulu masih banyak tenaga honorer yang berpeluang mendapatkan bantuan, sebab penghasilan mereka jauh di bawah UMR, sifatnya baru insentif. Banyak di antara mereka bekerja tulus atas dasar sukarela. Oleh karena itu, pemerintah melalui Dinas Sosial terus berjuang bersama Kementerian Sosial agar para tenaga honorer ini tetap bisa menerima bantuan seperti biasa, mengingat penghasilan sekitar 300 ribuan rupiah itu sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga,” jelasnya.

Namun, ada ketentuan teknis yang harus dipatuhi, di mana data penerima bantuan juga terhubung dengan sistem di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika seorang tenaga honorer telah memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) dan berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), maka secara otomatis ia dikategorikan sebagai pegawai dan tidak lagi berhak menerima bantuan sosial.

“Kami sedang memperjuangkan agar rekan-rekan honorer tetap mendapatkan haknya sampai saat status mereka benar-benar diangkat menjadi pegawai penuh atau P3K penuh. Namun, jika sudah berstatus pegawai tetap atau sudah memiliki NIP, maka nama mereka otomatis akan dikeluarkan dari daftar penerima bantuan ini,” tegas H.M. Syahid.

Di akhir keterangannya, H.M. Syahid berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan disyukuri oleh masyarakat. Program ini bertujuan jangka panjang agar masyarakat semakin mandiri, mampu meningkatkan taraf ekonomi, dan kelak tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

“Harapan kami, bantuan ini berguna dan disyukuri. Tujuannya agar ke depannya masyarakat semakin giat berusaha, semakin mandiri, dan mampu meningkatkan taraf hidupnya sendiri,” pungkasnya.

 

(Bahar)

Previous Post

Bidkum Polda Sulbar Sosialisasikan Objek Praperadilan dan KUHAP Baru di Polres Majene

Next Post

Pengendalian Arus Kendaraan, Polisi Lalu Lintas di Parepare Kembali Berikan Perlindungan Bagi Pejalan Kaki dan Pelajar

Admin

Admin

Next Post
Pengendalian Arus Kendaraan, Polisi Lalu Lintas di Parepare Kembali Berikan Perlindungan Bagi Pejalan Kaki dan Pelajar

Pengendalian Arus Kendaraan, Polisi Lalu Lintas di Parepare Kembali Berikan Perlindungan Bagi Pejalan Kaki dan Pelajar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In