Majene – Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Asy’ariyyah Syekh K.H. Muh. Shaleh,Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae,Kabupaten Majene, Minggu 24/5/2026 menggelar acara puncak Haflatul Ikhtitam, sebuah upacara penamatan dan pelepasan santriwan serta santriwati kelas 3 Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan kelas 3 Madrasah Aliyah (MA) angkatan tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi momen istimewa yang menandai berakhirnya masa pendidikan dan pembinaan para santri di lembaga pendidikan Islam tersebut.
Acara ini digelar sebagai wujud syukur dan perayaan atas keberhasilan para santri menuntut ilmu, sekaligus momen penting sebelum mereka melangkah ke jenjang kehidupan atau pendidikan yang lebih tinggi. Di bawah naungan yayasan yang berkomitmen melahirkan generasi berkualitas, pesantren ini telah membimbing ribuan santri tidak hanya dalam pemahaman agama, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia.
Dalam spanduk kegiatan yang terpampang jelas, tertulis visi besar lembaga ini: “Menjadi generasi Rabbani, berakhlakul karimah, serta siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan umat.” Prinsip ini menjadi dasar seluruh proses pendidikan dan pengajaran, di mana para santri dibekali ilmu agama yang kuat, keterampilan hidup, serta jiwa pengabdian yang tinggi.
Syekh Dr.K.H.llham Sholeh, M.Ag Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Asy’ariyyah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapan mendalam. Ia menyebutkan bahwa lulusan pesantren ini diharapkan tidak hanya pandai secara ilmu syariat, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun negara.
“Pendidikan di sini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi pembentukan jiwa. Kami ingin anak-anak didik kami tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan siap mengabdikan diri di mana pun mereka berada. Ini adalah amanah besar yang kami emban dari para pendiri, Almarhum Syekh K.H. Muh. Shaleh dan para pendahulu,” ujar beliau.
Kegiatan Haflatul Ikhtitam ini dihadiri Pimpinan pondok pesantren darul ulum Al-Asy’Ariyyah, Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Majene, Ketua pondok pesantren darul ulum Al-Asy’Ariyyah Syekh K.H.Muh.Shaleh,oleh para pengasuh, dewan guru, tenaga pendidik, orang tua wali santri, tokoh masyarakat, serta para lulusan yang tampak bersemangat dan penuh haru. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan-sambutan, penyerahan tanda kelulusan, hingga penampilan karya atau bakat santri sebagai bukti hasil pembinaan selama ini.
Para orang tua mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pengasuh dan guru yang telah mendidik anak-anak mereka dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Bagi mereka, lulus dari pesantren ini adalah langkah awal yang sangat berharga bagi masa depan anak-anak, bekal hidup yang tak ternilai harganya.
Dengan berakhirnya acara, Pengamatan santriwan /santriwati kelas 3 MTS dan MA.para santri angkatan 2025/2026 resmi melepaskan statusnya sebagai pelajar di pesantren. Namun, ikatan batin dan nilai-nilai yang ditanamkan di Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Asy’ariyyah diharapkan tetap melekat dan menjadi guide sepanjang hidup mereka. Lembaga ini pun berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan pembinaan, tetap konsisten melahirkan generasi penerus yang saleh, cerdas, ygdan berguna bagi vagama serta tanah air, khususnya Kabupaten Majene.
(Bahar)


