MAJENE — SD Negeri 19 Rangas, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kehangatan dan keberkahan. Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Generasi Berakhlakul Karimah”, kegiatan ini berjalan lancar dan khidmat meskipun sempat diguyur hujan pada malam sebelum acara berlangsung.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Camat Banggae, Alpian, S.Pd., mewakili Bapak Camat Banggae; Ibu Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Banggae; Kepala SDN 19 Rangas; Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Sulawesi Barat beserta Ibu Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa Asistensi Mengajar; Dosen Pembimbing Mahasiswa PPL STAIN Majene; Bapak dan Ibu Kepala Sekolah SD se-Gugus Siamasei; Ketua Komite serta Ketua Alumni SDN 19 Rangas; Kepala Lingkungan; Imam Masjid; Babinsa; Bhabinkamtibmas; para tokoh masyarakat; orang tua peserta didik; para guru; mahasiswa Unsulbar dan STAIN Majene; serta seluruh peserta didik SDN 19 Rangas.
Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Banggae, Alpian, S.Pd., menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bapak Camat yang sedang dalam masa pemulihan pasca operasi. “Beliau sangat ingin hadir di tengah kita, namun berhalangan. Mohon kiranya Bapak dan Ibu mendoakan semoga beliau lekas sembuh dan dapat beraktivitas kembali,” ujarnya.
Alpian juga mengapresiasi kehadiran berbagai pihak yang turut menyukseskan acara, termasuk peran aktif mahasiswa Unsulbar dan STAIN Majene. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat Kecamatan Banggae Raya termasuk dalam cakupan penilaian Adipura Kabupaten Majene. “Saya mohon dukungan Bapak Ibu sekalian untuk senantiasa menjaga kebersihan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman,” tegasnya. Lebih lanjut, ia berharap peringatan Maulid Nabi ini dapat menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ dan menjadi teladan akhlak bagi kita semua, selaras dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Majene: Unggul, Mandiri, dan Berdaya dalam Bingkai Religius.
Sementara itu, Kepala SDN 19 Rangas, Misbahuddin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah ﷺ, melainkan upaya menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menegaskan bahwa tantangan pendidikan masa depan bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, melainkan membentuk karakter peserta didik.
“Bukan harta, bukan jabatan, bahkan bukan kecerdasan semata yang menentukan masa depan seseorang. Tetapi karakterlah yang menentukan arah hidup kita,” ujarnya, mengutip ungkapan filsuf Heraclitus, “Character is Destiny.”
Beliau juga menegaskan visi sekolah: mewujudkan peserta didik yang Berkarakter, Cerdas, Kreatif, Adaptif, Religius, dan Peduli Lingkungan. Nilai-nilai ini diharapkan tidak hanya menjadi tulisan di dinding sekolah, tetapi menjadi jati diri setiap anak.
Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergi antara pendidikan dasar dan perguruan tinggi. SDN 19 Rangas menjadi lokasi penugasan Mahasiswa Asistensi Mengajar PGSD FKIP Universitas Sulawesi Barat dan Mahasiswa PPL STAIN Majene. Kehadiran para mahasiswa membawa semangat baru, inovasi, dan inspirasi bagi peserta didik, sekaligus menjadi ruang belajar bagi calon pendidik.
“Membangun generasi tidak bisa dilakukan oleh sekolah sendirian. Perlu peran pemerintah, perguruan tinggi, keluarga, masyarakat, dan tokoh agama, semuanya bergandengan tangan,” tegas Misbahuddin.
Momen ini juga bertepatan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober. Beliau mengaitkan kedua momen tersebut: Maulid Nabi mengajarkan keteladanan akhlak, sedangkan Sumpah Pemuda mengajarkan persatuan di tengah keberagaman. Nilai ini ingin ditanamkan kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Di akhir sambutan, beliau menyampaikan pesan penutup yang menyentuh hati:
“Jika ilmu menerangi pikiran, maka akhlak menerangi kehidupan. SDN 19 Rangas bersama Universitas Sulawesi Barat dan STAIN Majene memilih untuk menumbuhkan keduanya, agar anak-anak kita kelak tidak hanya dikenal karena kecerdasannya, tetapi juga dicintai karena akhlaknya.”
Seluruh pihak berharap kegiatan ini menjadi amal ibadah, mempererat ukhuwah, dan menjadikan SDN 19 Rangas terus melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Laporan Bahar


