• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home HIBURAN

Kake Tua dan Tidur Panjang di Bawah Bayang Sejarah, Kebangkitan di Hadapan Generasi Baru

Admin by Admin
in HIBURAN
0
7
SHARES
79
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

“Kake Tua dan Tidur Panjang di Bawah Bayang Sejarah, Kebangkitan di Hadapan Generasi Baru”

HIBURAN TARGET TUNTAS —

Di sebuah kota kecil yang penuh dengan kenangan masa lalu, Kake Tua tinggal di sekitar situs bersejarah yang anggun. Sejak usianya 49 tahun, ia memilih menetap di sana, menikmati kedamaian yang ia anggap sebagai bentuk kebahagiaan tertinggi. Setiap hari, ia tenggelam dalam tidur yang begitu nyenyak, seolah seluruh dunia tidak lagi memerlukan kehadirannya. Situs-situs megah yang mengelilinginya menjadi saksi bisu dari kejayaannya di masa lampau, kejayaan yang kini perlahan memudar di balik usianya yang semakin lanjut.

Hari-hari terus berlalu, hingga pada suatu pagi, Kake Tua terbangun dari tidur panjangnya. Mata tuanya perlahan terbuka, tubuhnya gemetar seiring ia menyadari sesuatu yang membuat jantungnya berdebar: ia dikelilingi oleh generasi penerus, anak-anak muda yang penuh semangat dan energi, yang memandangnya dengan rasa hormat dan rasa ingin tahu. Mereka telah mendengar kisah kejayaan Kake Tua di masa lalu, tentang kemenangannya dan masa-masa keemasannya. Namun kini, yang berdiri di hadapan mereka adalah seorang pria tua yang baru saja terbangun dari lelap panjangnya.

Di antara kerumunan itu, tampak sosok Abunawas yang penuh karisma, dengan senyum khasnya yang jenaka, tapi bijaksana. Abunawas, yang selalu dikenal karena kecerdasannya, menatap Kake Tua dengan tatapan menggelitik. Tanpa bisa menahan diri, ia tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi kebingungan Kake Tua, yang kaget melihat banyaknya orang di sekelilingnya.

“Ah, Kake! Akhirnya kau bangun juga?” seru Abunawas sambil menahan tawanya. “Apakah kau bermimpi tentang masa mudamu yang penuh gemilang? Atau mungkin tentang kemenangan-kemenangan yang tak lagi kau ingat?”tanya Abunawas.

Kake Tua hanya bisa tersenyum getir. Di dalam hatinya, rasa sesal yang mendalam mengendap. Ia ingat betul bagaimana dulu ia begitu giat dan penuh semangat. Tapi, ketenangan hidup di antara situs-situs bersejarah ini membuatnya terlelap dalam kenyamanan. Kini, ia terbangun, hanya untuk menyadari betapa banyak waktu yang telah berlalu tanpa ia sadari.

Namun, di hadapan generasi muda yang mengelilinginya, Kake Tua merasakan harapan baru. Melihat semangat yang menyala di mata mereka, ia sadar bahwa meskipun dirinya telah melewatkan banyak kesempatan, masih ada warisan semangat yang bisa ia sampaikan. Generasi penerus ini adalah cerminan dari masa depan, dan meskipun ia merasa sudah terlambat, semangatnya bisa terus hidup melalui mereka.

Abunawas, yang kini berdiri di sampingnya dengan senyum penuh makna, menepuk bahu Kake Tua dengan lembut. “Jangan risau, Kake,” ujarnya dengan suara lembut. “Meski kau tertidur lama, apa yang pernah kau tanam tetap ada di sini, di hati mereka. Dan ingatlah, setiap hari adalah kesempatan baru, bahkan ketika kita merasa sudah terlambat.”

Kake Tua mengangguk pelan, kali ini tersenyum dengan tulus. Ia sadar, hidup memberinya kesempatan lagi, meski di usia yang tak muda. Dikelilingi oleh semangat generasi baru, ia bertekad untuk tidak lagi tenggelam dalam tidur panjang. Hidup adalah perjalanan tanpa henti, dan meski waktunya tak banyak, ia masih bisa menanamkan jejak yang lebih bermakna bagi mereka yang datang setelahnya.

Kisah Kake Tua ini, diwarnai dengan tawa Abunawas dan kebingungan yang menyentuh hati, menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tidak ada kata terlambat untuk bangkit. Selama kita masih memiliki semangat dan kehidupan, selalu ada peluang untuk memberikan warisan yang berarti, bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga bagi generasi yang akan melanjutkan perjuangan di masa depan. (*).

Tags: HiburanPenulis : Supriadi Buraerah
Previous Post

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69: Satlantas Polres Sinjai Gelar Bakti Religi dan Berbagi Sembako

Next Post

Polsek Ujung Menyatu Bersama Warga, Merajut Keamanan Parepare

Admin

Admin

Next Post

Polsek Ujung Menyatu Bersama Warga, Merajut Keamanan Parepare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • SMP Negeri 6 Majene Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Usung Tema “Nusantara dalam Harmoni”

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In