• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH BULUKUMBA

Lembaga GISK Soroti Penggunaan Barcode My Pertamina Yang Membingungkan

Admin by Admin
in BULUKUMBA, DAERAH
0
Lembaga GISK Soroti Penggunaan Barcode My Pertamina Yang Membingungkan
15
SHARES
162
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BULUKUMBA TARGET TUNTAS.ID,– Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK) menyoroti penerapan penggunaan barcode di SPBU Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, yang dianggap menyusahkan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum GISK, Andi Riyal, pada 2 Oktober 2024.

Menurut Riyal, aturan baru penggunaan barcode yang mulai berlaku pada 1 Oktober 2024, justru menimbulkan kebingungan. Ia mencontohkan pengalaman pribadi di SPBU Kelurahan Caile, di mana ia tidak dilayani untuk pengisian BBM jenis pertalite karena belum mendaftar barcode. Meski ingin mendaftar, petugas mengatakan layanan pendaftaran sudah tutup dan harus dilakukan keesokan harinya.

“Saya paham bahwa kita berdiri di Negara Hukum, sehingga harus taat pada aturan. Hari ini, saya mendaftarkan barcode agar mendapatkan pelayanan yang sesuai,” ujarnya.

Namun, pada dini hari yang sama, Riyal menemukan ketidakadilan saat melihat mobil pickup dilayani di SPBU Ujung Loe tanpa menggunakan barcode. Ketika ditanya petugas mengenai penerapan barcode, petugas menjawab bahwa aturan tersebut sudah berlaku. Hal ini membuat Riyal mempertanyakan konsistensi pelayanan yang diterapkan.

“Untuk apa barcode ini jika yang tidak terdaftar tetap dilayani?” tegasnya.

Pihak SPBU menjelaskan bahwa tidak semua SPBU menerapkan aturan yang sama. Di Ujung Loe, pengisian BBM jenis pertalite di bawah seratus ribu rupiah bisa dilakukan tanpa barcode, sementara di SPBU lainnya tidak ada kebijakan serupa yang tercantum dalam aplikasi My Pertamina.

Riyal mendesak pemerintah untuk mengevaluasi dan menghapus penggunaan barcode yang dianggap membingungkan dan menyusahkan masyarakat. Ia menekankan bahwa masyarakat diharuskan mematuhi aturan, tetapi pelayanan di lapangan tidak konsisten dengan kebijakan yang berlaku. “Jadi Penggunaan Barcode My Pertamina itu tidak semua sama aturannya yang diterapkan, temuan saya.Lain SPBU lain aturan pelayanan nya,”pungkasnya.***

Tags: Barcode My PertaminaGISKPertamina
Previous Post

Akses Jalan di Bonto Kamase Menanti Perhatian Pemda Bulukumba 

Next Post

Kemendagri Dorong Pemda Pahami Dinamika Inflasi di Daerah

Admin

Admin

Next Post
Kemendagri Dorong Pemda Pahami Dinamika Inflasi di Daerah

Kemendagri Dorong Pemda Pahami Dinamika Inflasi di Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tambang Ilegal Suplai Material Proyek Negara? Pembangunan Tanggul Tandasura Dipertanyakan

    Tambang Ilegal Suplai Material Proyek Negara? Pembangunan Tanggul Tandasura Dipertanyakan

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Rekan Kerja Curiga Tak Bisa Hubungi Korban, Pegawai Bank Ditemukan Meninggal di Kos

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Viral di Media Sosial, Tudingan “Monster” di SDN 82 Parepare Jadi Sorotan Publik

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Catatan ringan sambut Konferprov PWI Sulsel ‘FAJAR’ KEMBALI BERTARUNG

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Forum Profesor Sulbar dan Pemkab Majene Perkuat Langkah Pendirian Politeknik di Majene

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Demo Mahasiswa Desak Transparansi Puskesmas Sendana 1, Dinkes Majene Temui Massa dan Beri Jawaban

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kabag Ops Polres Majene Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Perkuat Semangat Persatuan dan Kebangsaan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dugaan Korupsi Dana KUR BRI di Majene Masuk Babak Baru

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Heboh! Pendaki Kesurupan di Puncak Gunung Nepo, Brimob Sulsel dan Tim SAR Turun Tangan

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In