• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH MAKASAR

Kasus Pelecehan di Makassar: Ayah Korban Tolak Mediasi, Desak Penegakan Hukum

Admin by Admin
in MAKASAR
0
Kasus Pelecehan di Makassar: Ayah Korban Tolak Mediasi, Desak Penegakan Hukum
6
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar, TARGETTUNTAS.ID – Seorang mahasiswi berusia 21 tahun berinisial AAA melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya ke Polrestabes Makassar. Kejadian ini diduga terjadi pada 26 Juni 2023, di sebuah rumah di Jalan Landak Baru, Kecamatan Rappocini. Laporan resmi dibuat pada 18 September 2024, dengan pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Makassar.

Korban mengaku dipaksa melakukan tindakan tidak senonoh oleh pelaku hingga menangis histeris. Teriakan korban akhirnya menghentikan tindakan pelaku setelah terdengar oleh seorang kerabat yang berada di sekitar lokasi. Pelaku kemudian melarikan diri.

Pada 20 Desember 2024, korban bersama orang tuanya memenuhi panggilan penyidik di Polrestabes Makassar. Namun, ayah korban, mengungkapkan adanya upaya mediasi dari pihak kepolisian untuk menjajaki perdamaian dengan keluarga pelaku. Ia dengan tegas menolak tawaran tersebut, menekankan bahwa kasus ini harus diproses secara hukum.

Menanggapi tuduhan ini, Kanit PPA Polrestabes Makassar mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya pertemuan untuk mediasi. “Belum tahu pak info tersebut. Mungkin mereka bertemu di luar, dan itu infonya belum sampai ke saya,” ujar Kanit PPA melalui pesan WhatsApp, Kamis (4/1/2025). Ia menambahkan bahwa jika kedua pihak memilih berdamai, itu bisa menjadi solusi, tetapi tetap bergantung pada kesepakatan masing-masing.

Meskipun demikian, keluarga korban tetap menolak jalur damai. Mereka menuntut penegakan hukum sesuai UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Perempuan. UPT PPA Makassar memastikan pendampingan penuh terhadap korban hingga kasus ini selesai.

Kritik Terhadap Penanganan Kasus
Aktivis dari Komite Anti Korupsi dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia, Jupe, mengkritik kurangnya penerapan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dalam kasus ini. Menurutnya, kegagalan aparat dalam menerapkan UU TPKS bisa berdampak buruk bagi perlindungan korban kekerasan seksual.

“Ketiadaan penerapan UU TPKS dalam kasus ini sangat mengerikan. Hal ini menunjukkan kurangnya komitmen aparat penegak hukum dalam memprioritaskan hak korban dan pemberantasan kekerasan seksual,” ucap Jupe.

(Restu)

 

Previous Post

Majene Raih Nilai SPBE Tertinggi di 2024, Kepala Dinas Kominfo: Ini Bukti Transformasi Digital Berhasil

Next Post

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya

Admin

Admin

Next Post
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • SMP Negeri 6 Majene Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Usung Tema “Nusantara dalam Harmoni”

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In