PAREPARE — Aktivitas tidak biasa terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.911.52 yang beroperasi di Km 2, Kota Parepare, Jumat (13/3/2026). Sejumlah sopir truk terlihat mengisi sendiri bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke kendaraan mereka.
Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa pengemudi truk antre di dispenser solar dan melakukan pengisian secara mandiri tanpa dibantu petugas SPBU.
Kondisi tersebut dibenarkan oleh pengawas SPBU Km 2, Riki. Ia menyampaikan bahwa jumlah operator yang bertugas pada hari itu sangat terbatas sehingga pelayanan tidak berjalan seperti biasanya.
“Operator yang masuk hari ini cuma satu orang,” kata Riki saat dikonfirmasi.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi mengeluhkan antrean truk yang kerap memanjang hingga keluar area SPBU dan menyebabkan kemacetan di jalan sekitar.
“Banyak pak, tiap ada solar itu-itu ji juga mobilnya yang diisi,” ungkap seorang warga.
Warga tersebut juga menduga sebagian solar yang diisi oleh kendaraan tersebut bukan sepenuhnya untuk kebutuhan operasional kendaraan, melainkan akan dijual kembali.
Di sisi lain, praktik pengisian BBM oleh konsumen sendiri di SPBU sebenarnya tidak lazim. Berdasarkan ketentuan pengawasan penyaluran BBM dari (BPH Migas), pengisian BBM di SPBU seharusnya dilakukan oleh operator resmi guna memastikan keamanan pelayanan serta mencegah potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
BPH Migas juga menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi seperti solar harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain, termasuk diperjualbelikan kembali.
(Shl)


