MAJENE — Hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Majene untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) tetap terjaga.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu (25/3/2026) pagi.
Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan awal pasca libur panjang, guna memastikan seluruh aparatur kembali menjalankan tugas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjamin pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan akibat libur panjang.
Dalam keterangannya di sela-sela sidak, H. Ardiansyah menegaskan bahwa kehadiran ASN pada hari pertama kerja menjadi indikator penting dalam menilai kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh aparatur negara sudah kembali aktif bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu OPD yang menjadi fokus sidak adalah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene. Instansi ini dinilai memiliki peran strategis, khususnya dalam memastikan aktivitas pendidikan dan pelayanan kepemudaan tetap berjalan optimal setelah libur panjang.
Di kantor Dinas Pendidikan, Sekda melakukan pengecekan langsung terhadap tingkat kehadiran pegawai serta aktivitas pelayanan yang berlangsung. Ia juga berdialog dengan sejumlah staf untuk mengetahui kendala yang dihadapi pada hari pertama kerja.
Kepala Dinas Pendidikan, Andy Asraf, yang ditemui di ruang kerjanya, menyampaikan bahwa tingkat kehadiran pegawai pada hari pertama kerja cukup baik.
Menurutnya, sekitar 80 persen pegawai hadir di kantor sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Alhamdulillah, tingkat kehadiran cukup tinggi. Sekitar 80 persen pegawai hadir langsung di kantor, sementara sisanya melaksanakan work from home (WFH) sesuai dengan kebijakan yang mengacu pada aturan pemerintah pusat,” jelas Andy.
Ia menambahkan bahwa mekanisme kerja kombinasi antara kehadiran langsung dan kerja dari rumah telah diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Seluruh pegawai yang bekerja dari rumah tetap diwajibkan menjalankan tugasnya secara maksimal dan responsif terhadap kebutuhan layanan.
Lebih lanjut, Andy memastikan bahwa seluruh layanan di Dinas Pendidikan tetap berjalan normal sejak hari pertama masuk kerja. Tidak ada penundaan layanan maupun hambatan berarti yang dilaporkan.
Sidak yang dilakukan Sekda ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Majene untuk terus menjaga disiplin, profesionalisme, serta komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang prima, khususnya setelah momentum libur panjang. Pemerintah daerah juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kinerja aparatur tetap optimal.
(*)


