Bali — Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Kendari Amsar, S.H. turut hadir dan menyukseskan gelaran acara kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang berlangsung pada tanggal 14-17 April 2026.
Kegiatan ini merupakan forum internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali, yang mempertemukan para pembuat kebijakan, praktisi, akademisi, peneliti, organisasi masyarakat sipil, serta mitra internasional untuk bertukar wawasan dan inovasi dalam bidang pidana alternatif (non pemenjaraan), reintegrasi sosial, dan praktik sistem peradilan pidana. Kongres ke-7 ini akan mengusung tema: “Getting Smart on Justice: Healing Hearts & Safer Societies.
Kongres pertama diinisiasi dan dilaksanakan oleh The Confederation of European Probation (CEP) yang sampai saat ini sudah dilaksanakan enam kali dan selanjutnya Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk menyelenggarakan WCCP ke 7.
Kegiatan ini menurut Ditjenpas bermaksud untuk membahas isu terkini, tantangan dan peluang dalam implementasi sistem Pemasyarakatan yang progresif terutama dalam pengembangan pidana alternatif pemenjaraan melalui optimaliasi peran Balai Pemasyarakatan (Bapas).
Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan peran Pemasyarakatan dan mendukung kerja sama global dalam mendorong pelaksanaan pemidanaan non pemenjaraan.
Pembukaan acara dilakukan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Bapak Jenderal Polisi. (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Kemudian Laporan Kegiatan dilanjutkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Bapak Drs. Mashudi yang bertempat di Bali International Convention Center (BICC) Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Benoa, Kuta Selatan, Bali.
Turut hadir dalam kegiatan ialah Kepala Bapas seluruh Indonesia dan juga Pembimbing Kemasyarakatan serta aparat penegak hukum dan instansi pemerintah terkait. Selain itu WCCP Ke 7 ini juga mengundang Pembuat Kebijakan, Praktisi,Peneliti, Pengamat yang berasal dari Lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah dari seluruh dunia dalam mempromosikan pertukaran informasi dan praktek terbaik dalam pelaksanaan pembimbingan, pendampingan dan pengawasan klien Pemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas II Kendari selain mengikuti pembukaan dan berlangsungnya acara juga mengapresiasi kegiatan yang berlangsung dengan baik oleh panitia penyelenggara The World Congress on Probation and Parole (WCPP} ke-7 sesuai dengan tema utama mengenal Peran Balai Pemasyarakatan: Menjadi Cerdas dalam Keadilan, Menyembuhkan Hati dan Masyarakat yang Lebih Aman.
(*)


