Majene, 10 Juni 2026 – SMP Negeri 5 Tande yang beralamat di Kelurahan Tande, Kecamatan Banggai Timur, Kabupaten Majene, hingga saat ini belum mendapatkan manfaat dari program makanan bergizi bagi siswa. Padahal, proses pengajuan dan penawaran kerja sama sudah berjalan sejak sekitar setahun silam.
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Tande, Saifudin, S.Pd., M.Pd., saat ditemui awak media. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya sudah menyampaikan permohonan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
“Permohonan dan rekomendasi dari sekolah sudah kami sampaikan. Bahkan sudah ada dua surat penawaran kerja sama dari penyedia jasa layanan makanan bergizi yang kami terima, salah satunya dari SPP. Tawaran itu masuk sekitar setahun yang lalu, namun sampai saat ini belum ada kepastian realisasi,” ungkap Saifudin.
Ia menyebutkan bahwa hingga kini belum ada penjelasan pasti mengenai alasan penundaan tersebut. Menurut informasi yang ia peroleh, penentuan sekolah sasaran masih dalam tahap proses verifikasi dan penetapan di tingkat instansi terkait.
“Kami tidak mengetahui secara pasti kendalanya. Yang kami lihat, ini bukan hanya dialami sekolah kami. Setahu saya, hampir seluruh sekolah di lingkungan Kelurahan Tande, baik jenjang SMP maupun SD, juga belum ditetapkan sebagai sasaran program ini. Baru sebagian kecil sekolah di wilayah lain yang sudah mendapatkan manfaatnya,” tambahnya.
Saifudin berharap agar proses seleksi dan penentuan sasaran dapat segera diselesaikan. Ia menekankan bahwa program makanan bergizi sangat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan dan semangat belajar siswa.
“Harapan kami, semoga sekolah kami segera ditetapkan sebagai sasaran dan program ini bisa segera dijalankan. Kami siap bekerja sama dengan baik jika nanti sudah ada keputusan resmi. Asupan gizi yang cukup akan sangat membantu siswa agar lebih sehat dan berkonsentrasi saat mengikuti pelajaran,” pungkasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak sekolah masih menunggu informasi resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Majene terkait kelanjutan program tersebut.
Laporan Bahar


