POLMAN – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) periode 2025-2030 resmi dikukuhkan dan Rapat Kerja Tahunan dibuka secara khidmat pada Selasa (12/5) diruang Pola Kantor Bupati Polman. Nursaid Mustafa, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Polman, ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus periode tersebut.
Acara pengukuhan dipimpin oleh Ketua Pengurus Daerah KORPRI Provinsi Sulawesi Barat,Dr.Junda Maulana, berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus Daerah KORPRI Provinsi Nomor 04 Tahun 2025. Dalam penyampaiannya, Junda Maulana menekankan bahwa kepengurusan yang terbentuk melalui proses sesuai regulasi yang berlaku.Pengurus KORPRI ini memiliki tugas berat untuk mengawal semangat Panca Prasetya KORPRI serta memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh aparatur sipil negara (ASN). Ia juga mengingatkan agar para pegawai dapat mengubah citra negatif yang masih melekat, dengan menunjukkan kerja nyata, disiplin dan integritas dalam setiap tugas yang diemban.
Nursaid Mustafa yang memimpin organisasi ini memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan dan kepegawaian, serta telah terbukti mampu bekerja secara profesional dalam berbagai jabatan penting sepanjang kariernya”, jelasnya.
Semenetara itu, Bupati Polman,H.Samsul Mahmud selaku pembina KORPRI Polman memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik dan menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat menjadikan KORPRI sebagai wadah yang kuat, responsif dan berfungsi dengan baik. Ia menegaskan bahwa dukungan dan peran organisasi ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik “Semoga Bapak/Ibu pengurus dapat memimpin dengan bijaksana, menghimpun aspirasi pegawai dan menjadikan KORPRI mitra strategis dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu,Ketua KORPRI yang baru saja dilantik bersama pengurus lain nya, Nursaid Mustafa menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia menyebut bahwa jabatan ketua KORPRI ini bukan sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab besar untuk menyatukan semangat seluruh ASN, meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja, serta melindungi hak dan kepentingan anggota. “Ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momen untuk memperkuat solidaritas, menumbuhkan semangat kebersamaan dan mendorong kita semua bekerja dengan penuh tanggung jawab ,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa program kerja lima tahun ke depan akan difokuskan pada peningkatan profesionalisme dan disiplin kerja, pengembangan kemampuan sumber daya manusia, peran KORPRI adalah wadah yang memperkuat ideologi dan karakter ASN”, pungkasnya.
( Laporan Edhy Junaedi )


