• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Menyemai Perspektif HAM dalam Pelayanan Publik di Kelurahan Banggae*

Redaksi by Redaksi
in MAJENE
0
Menyemai Perspektif HAM dalam Pelayanan Publik di Kelurahan Banggae*
5
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJENE, – Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berperspektif hak asasi manusia (HAM) terus didorong hingga ke tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, kesadaran akan pentingnya pelayanan publik yang inklusif mulai disemai kuat di Kelurahan Banggae, Sulawesi Barat.

 

Langkah ini diwujudkan melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Skim Pengabdian Kemitraan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Tahun 2026.

 

Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Kelurahan Berbasis Hak Asasi Manusia dalam Mewujudkan Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel”, kegiatan ini digelar di Kantor Kelurahan Banggae, Senin 10 Agustus 2026.

 

Acara tersebut mempertemukan berbagai elemen penting di tingkat desa. Selain dihadiri langsung oleh Lurah Banggae S. Ahmad Sauqi, forum ini juga melibatkan para ketua Rukun Warga (RW) serta masyarakat setempat. Termasuk Dosen Program Studi Hukum Unsulbar, Akhdiari Harpa Dj.

 

Kehadiran kolaboratif ini menegaskan pentingnya sinergi dalam mengawal kualitas pelayanan dasar bagi warga.

 

Dosen Ilmu Hukum Unsulbar, S. Muchtadin Al Attas, menuturkan bahwa landasan utama dari inisiatif ini adalah memastikan setiap instrumen negara di tingkat kelurahan memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan saat melayani warganya.

 

“Poin intinya adalah kita mau supaya setiap pelayanan publik itu punya perspektif hak asasi manusia. Jadi, semua hal yang dilakukan, baik itu pelayanan dasar maupun pelayanan tingkat lanjut, semuanya berdasar pada HAM,” papar Muchtadin.

 

Ia menambahkan, pelayanan yang baik harus mampu mengangkat harkat dan martabat warga. “Bagaimana kita menumbuhkan kecintaan terhadap martabat kemanusiaan, memperlakukan kaum rentan dengan baik, berbasis jender, dan seterusnya. Itu yang ingin kita capai,” tegasnya.

 

*Fokus pada Kelompok Rentan*

 

Pemenuhan standar HAM dalam pelayanan publik sesungguhnya bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan sebuah kewajiban etis aparatur negara. Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Barat, Saibuddin.

 

Menurut Saibuddin, negara hadir tidak sekadar untuk memberikan pelayanan standar, tetapi harus dipastikan bahwa pelayanan tersebut tidak diskriminatif dan mudah diakses oleh semua golongan.

 

“Kami dari Kantor Wilayah mempunyai tugas pokok, salah satunya memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan aparatur negara tentang pemberian pelayanan berbasis HAM. Jadi, tidak hanya sekadar memberikan pelayanan, tapi pelayanannya harus berbasis HAM,” ujar Saibuddin.

 

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya skala prioritas bagi mereka yang memiliki keterbatasan ruang gerak dan aksesibilitas di tengah masyarakat.

 

“Pelayanan utama berbasis HAM itu harus memperhitungkan masalah hak-hak kelompok rentan. Penyandang disabilitas, perempuan, anak, hingga masyarakat adat, itu harus mendapatkan prioritas pelayanan. Itu adalah bagian dari pelayanan berbasis HAM,” tambahnya.

 

Inisiatif dari sivitas akademika Unsulbar dan Kanwil Kemenkumham Sulbar ini menuai apresiasi tinggi dari warga Kelurahan Banggae. Warga dan para ketua RW yang hadir menaruh harapan besar agar gagasan ini segera mewujud dalam praktik sehari-hari.

 

Mereka mendambakan sistem tata kelola kelurahan yang tidak hanya bersih, akuntabel, dan transparan secara birokrasi, tetapi juga ramah dan memanusiakan setiap warga yang datang di loket-loket pelayanan.

Previous Post

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Parepare Gelar Donor Darah, Baksos, dan Cek Kesehatan Gratis

Next Post

Cegah Balap Liar dan Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Polres Majene Intensifkan Patroli Blue Light

Redaksi

Redaksi

Next Post
Cegah Balap Liar dan Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Polres Majene Intensifkan Patroli Blue Light

Cegah Balap Liar dan Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Polres Majene Intensifkan Patroli Blue Light

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • URC Sat. Reskrim Polres Majene Ungkap Kasus Curanmor, Satu Unit NMAX Berhasil Diamankan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In