• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Suara Petani Nilam di Majene untuk Presiden

Admin by Admin
in MAJENE
0
Suara Petani Nilam di Majene untuk Presiden
8
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Majene, TARGETTUNTAS.ID – Petani di Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, mulai merasakan manfaat ekonomi dari budidaya tanaman nilam. Tanaman yang dikenal sebagai bahan baku minyak atsiri ini telah membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan.

Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman semak tropis yang banyak digunakan dalam industri kosmetik, parfum, dan aromaterapi. Minyak atsiri yang dihasilkan dari nilam memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia.

Namun, para petani nilam di Majene masih berjuang untuk mengembangkan usaha mereka karena keterbatasan modal dan kurangnya dukungan dari pemerintah.

Sajidul, seorang petani nilam asal Desa Lombong, mengungkapkan bahwa budidaya nilam telah membantu keluarganya secara ekonomi.

“Dari hasil menanam nilam, saya bisa menyekolahkan anak-anak hingga ke jenjang perguruan tinggi. Salah satu anak saya kuliah di jurusan farmasi dan ada yang mengambil pendidikan guru. Walaupun usaha ini tidak bisa panen setiap hari, setidaknya bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” ujar Sajidul, Rabu (2/4).

Ia menuturkan bahwa awalnya ia tidak memahami budidaya nilam. Namun, setelah mendapatkan informasi dari warga yang tinggal di daerah pegunungan dan belajar dari petani lain, ia kini mampu mengelola usaha ini secara mandiri tanpa campur tangan pemerintah setempat.

Meski demikian, ia berharap adanya dukungan dalam bentuk permodalan dan fasilitas pengolahan minyak nilam agar usahanya bisa berkembang lebih besar.

“Kami hanya mengandalkan modal dari koperasi, yang sering kali harus gali lubang tutup lubang. Jika kondisi ini terus berlanjut, sulit bagi kami untuk memperbesar usaha. Apalagi, pupuk yang kami gunakan tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah,” tambahnya.

Sajidul dan para petani nilam lainnya berharap agar pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, bisa memberikan perhatian lebih terhadap petani nilam mandiri.

“Semoga Presiden Prabowo bisa mendengar keluh kesah kami melalui Menteri Pertanian. Dengan adanya bantuan permodalan dan pabrik pengolahan mandiri, kami bisa lebih sejahtera tanpa terbebani pinjaman dengan bunga tinggi, terutama jika harga nilam sedang anjlok,” harapnya.

Saat ini, industri minyak atsiri Indonesia, termasuk minyak nilam, masih memiliki potensi besar di pasar global. Dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan yang berpihak kepada petani diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk nilam Indonesia serta mendorong kesejahteraan petani di daerah seperti Majene.

(Firdauz Komcad)

Previous Post

Patroli Sat Samapta Polres Parepare, Lakukan Pemantauan Situasi Kamtibmas Saat Libur Idul Fitri

Next Post

Suasana Haru Warnai Kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Lapas Parepare.

Admin

Admin

Next Post
Suasana Haru Warnai Kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Lapas Parepare.

Suasana Haru Warnai Kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Lapas Parepare.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In