Barru — Aparat dari Polsek Mallusetasi bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di Lingkungan Jalange, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Senin (20/4/2026) sore.
Korban berinisial Z (23), seorang wiraswasta, ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon mangga di halaman depan rumahnya sekitar pukul 15.10 WITA.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh paman korban yang kemudian meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkannya kepada pihak berwenang.
Mendapat informasi tersebut, personel kepolisian bersama tim identifikasi langsung menuju lokasi. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan oleh tim Inafis Polres Barru, didampingi petugas SPKT dan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Palanro.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara mengarah pada kematian akibat jeratan di bagian leher. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi, yang telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Dari hasil koordinasi dengan keluarga serta data medis yang ada, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan pernah menjalani pengobatan sebelumnya.
Kapolsek Muhammad Tang menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bagian dari komitmen pelayanan cepat kepada masyarakat, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis di lingkungan sekitar.
“Peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam mengenali tanda-tanda gangguan mental. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian bersama terhadap kesehatan mental, yang kerap luput dari perhatian namun memiliki dampak besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
(*)


