• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH PAREPARE

Komitmen Dukung Program Revitalisasi Bahasa Daerah, Parepare Raih Penghargaaan Kemendikdasmen

Admin by Admin
in PAREPARE
0
Komitmen Dukung Program Revitalisasi Bahasa Daerah, Parepare Raih Penghargaaan Kemendikdasmen
5
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DEPOK – Kota Parepare kembali menorehkan prestasi tingkat nasional pada Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) yang diselenggarakan di Gedung Garuda, Diklat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin 25 Mei 2026.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menerima piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas kepedulian Pemerintah Kota Parepare dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah.

Momen tersebut menandai pengakuan nasional atas konsistensi Parepare dalam menjaga eksistensi bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Dalam sambutannya, Wakil Mendikdasmen, Dr Fajar Riza Ul Haq menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap pelestarian bahasa ibu.

Ia menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan fondasi kebudayaan bangsa yang harus dijaga melalui kebijakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan keterlibatan aktif pemerintah daerah.

Keberhasilan Parepare meraih penghargaan ini tidak datang secara instan. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machsum mengungkapkan, penilaian dilakukan secara ketat melalui verifikasi dokumen resmi dan bukti dukung pelaksanaan program revitalisasi bahasa daerah di masing-masing daerah.

Kota Parepare dinilai berhasil memenuhi enam indikator utama menjadikannya salah satu daerah dengan capaian paling lengkap secara nasional.

Komitmen tersebut tampak sejak Pemerintah Kota Parepare menerbitkan kebijakan resmi yang menetapkan Bahasa Bugis sebagai muatan lokal wajib pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Kebijakan ini menjadi fondasi kuat agar bahasa daerah tidak sekadar diajarkan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari sistem pendidikan formal yang berkelanjutan.

Tidak berhenti pada aspek regulasi, dukungan juga diwujudkan melalui keterlibatan langsung pemerintah kota dalam mendorong gerakan Sarebba (Safari Edukasi Berbahasa Daerah). Inovasi ini menghadirkan edukasi kebahasaan ke sekolah-sekolah, melibatkan guru master dan utama serta peserta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) untuk menanamkan kebanggaan berbahasa daerah kepada generasi muda.

Bentuk apresiasi Pemkot Parepare juga tampak ketika para siswa pemenang FTBI tingkat provinsi diberi ruang tampil dalam berbagai forum publik, termasuk gelar wicara di media lokal, TV Peduli.

Langkah ini menjadi strategi efektif untuk memberi inspirasi kepada pelajar lain bahwa prestasi dalam pelestarian bahasa daerah adalah sesuatu yang patut dibanggakan.

Secara khusus, Wali Kota Tasming Hamid juga mengundang para pemenang FTBI ke ruang kerjanya. Pertemuan itu bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan langsung dari kepala daerah kepada generasi muda pelestari bahasa ibu.

Dukungan konkret lainnya terlihat ketika Pemerintah Kota Parepare memfasilitasi pelaksanaan rapat koordinasi antarinstansi dalam rangka pelindungan bahasa daerah, termasuk menyediakan ruang pola kantor wali kota sebagai pusat konsolidasi gerakan pelestarian Bahasa Bugis di Parepare.

Tak kalah membanggakan, Pemkot Parepare bahkan memberikan beasiswa kepada para siswa berprestasi yang menjadi pemenang FTBI tingkat provinsi. Langkah ini menjadi bukti bahwa pelestarian bahasa daerah tidak hanya didorong melalui simbol dan wacana, tetapi juga melalui investasi nyata terhadap generasi penerus.

Menurut Toha Machsum, keenam bukti dukung tersebut menunjukkan bahwa komitmen Parepare bersifat menyeluruh, mulai dari kebijakan, implementasi program, fasilitasi kegiatan, hingga penghargaan langsung kepada para pelajar.

Di Sulawesi Selatan sendiri, hanya dua daerah yang menerima penghargaan tahun ini, yakni Kota Parepare dan Kabupaten Tana Toraja. Namun Parepare tampil unggul dengan enam bukti dukung, sementara Tana Toraja memenuhi empat indikator.

Penghargaan eksklusif ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Tasming Hamid, Kota Parepare tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga serius menjaga akar budaya daerah.

Sebuah capaian yang bukan hanya membanggakan Parepare, tetapi juga mengukuhkan kota ini sebagai salah satu garda terdepan pelestarian bahasa daerah di Indonesia.(*)

Previous Post

Jelang Idul Adha, Forkopimda Parepare Turun ke Pasar Lakessi Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil

Next Post

Diskominfo Majene Resmi Luncurkan Core Values ASN BerAKHLAK

Admin

Admin

Next Post
Diskominfo Majene Resmi Luncurkan Core Values ASN BerAKHLAK

Diskominfo Majene Resmi Luncurkan Core Values ASN BerAKHLAK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In