Majene – Demam olahraga pickleball di Sulawesi Barat mencapai puncaknya. Lapangan Pickleball Bura, Sendana, menjadi saksi bisu kemeriahan turnamen bergengsi “PSSC Cup 2026” yang resmi digelar pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Kejuaraan Open Ganda Putra ini tidak sekadar menjadi ajang adu taktik di lapangan, namun telah bertransformasi menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan penggerak ekonomi lokal.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Turnamen, Fitrah Amrullah, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta melampaui ekspektasi. Turnamen yang menggunakan sistem setengah kompetisi ini diikuti oleh 96 pasangan atlet yang datang dari berbagai pelosok Sulawesi Barat.
“Ini adalah bukti nyata bahwa pickleball semakin dicintai. Sebanyak 96 pasangan hadir dengan semangat tinggi, terdiri dari perwakilan Kabupaten Majene sebanyak 37 pasangan, Polewali Mandar 36 pasangan, Mamuju 13 pasangan, Pasangkayu 7 pasangan, serta Mamuju Tengah 3 pasangan,” ujar Fitrah.
Sinergi Komunitas untuk Majene
Ketua PSSC (Pickleball Somba Sendana Community), Erwin, S.Kep., Ns., yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sendana I, menekankan bahwa event ini adalah langkah awal yang strategis.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Camat dan seluruh pihak. PSSC Cup ini kami proyeksikan sebagai pemantik daya tarik wisata bagi Kecamatan Sendana. Kami ingin menunjukkan bahwa melalui olahraga, kita bisa membangun kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi mikro masyarakat,” jelas Erwin di sela-sela kegiatan.
Momen puncak acara terasa lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., yang secara resmi membuka turnamen sekaligus melaunching program besar pemerintah daerah, yakni “50 Calendar of Event Majene Maraya 2026”.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene memberikan apresiasi mendalam kepada panitia yang mampu mengorganisir event skala provinsi dalam waktu singkat. Ia juga menitipkan pesan penting terkait sportivitas kepada para wasit.
“Saya tegaskan kepada seluruh wasit, jadilah pengadil yang jujur. Meskipun tidak ada CCTV di lapangan, ingatlah bahwa Tuhan selalu melihat. Jangan ada keberpihakan kepada tuan rumah; junjung tinggi integritas agar turnamen ini tetap berwibawa,” tegas Wakil Bupati di hadapan para atlet dan tamu undangan.
Lebih jauh, ia berharap pickleball terus berkembang menjadi agenda tahunan yang merangkul semua kalangan, termasuk atlet perempuan. Pemerintah daerah pun berkomitmen akan mengupayakan perbaikan sarana lapangan ke depannya demi menampung minat masyarakat yang kian meluas.
Keberhasilan PSSC Cup 2026 merupakan potret kolaborasi yang apik. Deretan tamu undangan yang hadir mencerminkan dukungan lintas sektoral yang solid:
Pemerintah Daerah: Wakil Bupati Majene, Kadisdikpora Majene (Andi Asraf Tammalele, S.Sos.), Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Majene (Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si.), Camat Sendana (Nardi, S.Pd.), Camat Tubo Sendana (Andi Arman, SE., MM.), dan Lurah Mosso.
Legislatif & Forkopimda: Ketua Komisi III DPRD Majene (Jasman, S.IP.), Kapolsek Sendana (AKP H. Ashari, S.Pd.i), serta Danramil 1401-03/Sendana (Kapten INF Wardi) .
Instansi Pendidikan & Lembaga: Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Muhammad Nasir Badu, Ph.D. dan Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju Bambang Suryanto, A.Md.IP., S.H., M.H.
Selain dukungan pejabat, kemeriahan ini juga didukung oleh sektor swasta, perbankan seperti Bank BRI, Bank Sulselbar, serta pelaku UMKM lokal yang berjajar di sekitar lapangan. Sinergi ini tidak hanya membuat turnamen berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
PSSC Cup 2026 bukan sekadar panggung untuk mencari bibit atlet unggul, melainkan sebuah perayaan kebersamaan. Dengan semangat sportivitas dan dukungan penuh dari pemerintah, pickleball dipastikan akan terus menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat masyarakat Sulawesi Barat.
(*)


