• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Dari Data ke Aksi: IM3I Gagas Kolaborasi Atasi Anak Putus Sekolah di Majene

Admin by Admin
in MAJENE
0
Dari Data ke Aksi: IM3I Gagas Kolaborasi Atasi Anak Putus Sekolah di Majene
7
SHARES
80
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJENE —Tingginya angka Anak Putus Sekolah (APS) dan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Majene mendapat sorotan tajam dari kalangan mahasiswa. Sebagai upaya mendorong solusi nyata dan penanganan yang komprehensif, Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indonesia (IM3I) menggelar dialog publik lintas sektor bertajuk “Dari Data ke Aksi: Strategi Penanganan Anak Putus Sekolah dan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Majene”.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis yang mempertemukan unsur mahasiswa, pemerintah daerah, akademisi, pegiat pendidikan, serta masyarakat umum. Dialog ini digelar sebagai bentuk kepedulian bersama agar persoalan pendidikan tidak lagi sekadar dilihat dari kacamata angka dan statistik, melainkan ditelusuri langsung dari realitas sosial yang dialami masyarakat di lapangan.

Ketua Umum IM3I periode 2018-2019, **Dicky Zulkarnain Madjid**, menekankan bahwa pemilihan tema “Dari Data ke Aksi” merupakan sebuah ajakan tegas untuk mengubah hasil pendataan menjadi langkah konkret.

“Data yang dimiliki oleh pemerintah maupun lembaga terkait harus benar-benar menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Harapannya, melalui aksi nyata ini, tidak ada lagi anak di Majene yang kehilangan hak dasarnya untuk memperoleh pendidikan,” ujar Dicky.

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis tersebut, akar masalah penyebab anak putus sekolah dibedah secara mendalam. Akademisi sekaligus Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Dr. Mithhar, S.Pd., M.Pd., menyoroti sejumlah faktor krusial yang saling berkaitan.

Dalam diskusi publik, peserta yang hadir juga menyoroti sejumlah hal penyebab ATS. Seperti kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan, rendahnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan. Serta maraknya fenomena pernikahan usia dini, hingga keterbatasan akses infrastruktur pendidikan di beberapa wilayah pedesaan.

Menyikapi kompleksitas persoalan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, Misbahuddin, S.sos.I., M.Pd menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ia menyambut baik inisiatif IM3I dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pihak sekolah, keluarga, dan komunitas adalah kunci utama. Persoalan anak putus sekolah bukanlah semata-mata tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” tegas Misbahuddin.

Melalui forum dialog publik ini, IM3I menargetkan lahirnya rekomendasi dan langkah-langkah strategis yang dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh Pemerintah Kabupaten Majene. Tujuannya adalah untuk merumuskan regulasi dan kebijakan pendidikan daerah yang lebih inklusif serta berkeadilan.

Kegiatan ini pada akhirnya bermuara pada satu komitmen bersama: mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal isu pendidikan di Bumi Assamalewuang secara berkelanjutan.

Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang agar setiap anak di Kabupaten Majene mendapatkan hak yang sama mengakses pendidikan layak demi masa depan daerah yang lebih cerah. (**)

Previous Post

Perjalanan Pengabdian Bahri: Dari Bulukumba, Kalimantan, hingga Purna Bakti di Lapas Parepare

Admin

Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Viral di Media Sosial, Tudingan “Monster” di SDN 82 Parepare Jadi Sorotan Publik

    Viral di Media Sosial, Tudingan “Monster” di SDN 82 Parepare Jadi Sorotan Publik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Anakda Alifiyah Rahman Juara Lari Atletik, SMP 1 Majene Tekankan Pentingnya Pembinaan Bakat Peserta Didik

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Heboh RDP DPRD Parepare: Tanah Diklaim Aset Daerah, Bukti Kepemilikan Nihil

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Alimuddin Said, Pengelola Pangkalan Perusda Majene: Distribusi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran Sesuai Data Resmi

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Masker Nebulizer Bekas Dipakai Berulang, Komisi III DPRD Majene Soroti Pelayanan Puskesmas Sendana I

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Bupati Majene Hadiri Salat Idul Adha 1447 H di Tammerodo Sendana, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Semangat “Siwaliparri”

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dari Data ke Aksi: IM3I Gagas Kolaborasi Atasi Anak Putus Sekolah di Majene

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • KKN Angkatan VII Institut Andi Sapada Gelar Penyuluhan Hukum Pertanahan di Kelurahan Bukit Indah

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Polres Majene Launching Tim URC, Perkuat Respons Cepat Tangani Kejahatan Jalanan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gas Melon Langka Jelang Iduladha di Parepare, Harga Tembus Rp 30 Ribu

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In