PAREPARE — Sebanyak 7 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Gelombang 116 Tematik Stunting, menggelar seminar program kerja di Kantor Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Kamis, (09/07/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah awal mahasiswa untuk menyampaikan dan mendiskusikan rencana program kerja selama pengabdian mereka di kelurahan. Kegiatan seminar program turut dihadiri oleh, Dosen Pembimbing, Camat Soreang yang diwakili oleh Sekertaris kecamatan, Lurah Bukit Harapan, Kepala PKM Lauleng, Penyuluh KB, Ketua LPMK, para Ketua ORW/ORT dan Mahasiswa KKN Unhas.
Seminar diawali sambutan dari Dosen Pembimbing, drg. Nursyamsi, M.Kes, beliau menyampaikan bahwa tidak terasa KKN Unhas sudah masuk pada gelombang ke-116, khusus untuk kota Parepare KKN Unhas kita mulai pada gelombang 103 selepas Pandemi. Yang mana pada waktu tsb ada kesepakatan dengan Pemerintah Kota, jika mahasiswa yang ber-KKN kita akan sebar di 22 Kelurahan untuk mengaplikasikan ilmunya untuk masyarakat.
“Mahasiswa kami akan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN), berakhir pada tanggal 13 Agustus 2026, Olehnya kami mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu untuk memberikan ilmu dan bimbingan terbaik kepada Anak-anak Mahasiswa kami,”
Sementara Lurah Bukit Harapan, Andi Masdianah, SE memberikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN Unhas, yang telah memilih Kelurahan Bukit Harapan sebagai tempat mengabdi untuk mengaplikasikan ilmunya.
Masdianah mengakui, bahwa tidak akan pernah bosan menerima Mahasiswa KKN yang akan mengabdi untuk mengaplikasikan ilmunya buat masyarakat, karena secara tidak langsung akan memberikan kontribusi nyata dan bermanfaat untuk banyak orang.
“Semoga kehadiran mahasiswa KKN memberikan kontribusi nyata sekaligus program yang telah dijalankan bisa berlanjut dilaksanakan oleh masyarakat,” ujar wanita yang dikenal sangat disiplin dalam tugas.
Setelah sambutan, koordinator mahasiswa KKN, Wijaya Ampulembang Diantika, memaparkan berbagai program kerja yang telah mereka susun berdasarkan hasil observasi dan komunikasi awal dengan masyarakat. Program-program tersebut mencakup beberapa bidang, paparan disampaikan secara rinci, mulai dari tujuan kegiatan, metode pelaksanaan, hingga target yang ingin dicapai.
Diskusi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dan peserta seminar. Dalam sesi ini, berbagai masukan dan saran diberikan untuk menyempurnakan program kerja agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Ketua ORW 08 Bukit Harapan, Alimin menyampaikan dukungan penuh terhadap program kerja mahasiswa, sekaligus memberikan masukan. Menurutnya, dalam penanganan sampah perlu berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD), dalam hal penanganan sampah dengan menyiapkan mobil pengangkut sampah.
Diskusi berjalan interaktif dan kondusif, menciptakan suasana kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat. Kepala Puskesmas Lauleng, Abd. Rahman, R, SKM., M.Adm.Kes., menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Keterlibatan mahasiswa dalam penanganan Stunting bisa menjadi tambahan tenaga dan ide segar bagi program-program kesehatan yang kami jalankan,” kata beliau.
Kegiatan seminar ditutup dengan foto bersama untuk melaksanakan program kerja yang telah dibahas. Dokumentasi kegiatan juga dilakukan sebagai bukti telah terlaksananya seminar dan sebagai arsip bagi pemerintah kelurahan dan mahasiswa KKN. (A2)


