MAJENE, 20 Juli 2026 – Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Majene menggelar Forum Konsultasi Publik terkait penyusunan dan penetapan Standar Pelayanan, Senin (20/7). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus membangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat di sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen instansi dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Dalam pelaksanaannya, forum ini secara khusus melibatkan lima unsur utama perwakilan masyarakat, yaitu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pers, akademisi, serta tokoh masyarakat. Keterlibatan ini bertujuan agar masukan yang diterima bersifat menyeluruh, mewakili berbagai kepentingan, dan menjadi dasar penyempurnaan layanan yang benar-benar sesuai kebutuhan warga.
“Konsultasi publik ini bertujuan jelas: meningkatkan kualitas layanan sekaligus membuka ruang dialog, bagaimana sebenarnya Dinas Pertanian hadir dan menyediakan layanan yang baik, mudah, serta gampang dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar perwakilan panitia.
Standar pelayanan yang disusun mencakup berbagai aspek layanan mulai dari perizinan, pendampingan teknis, penyuluhan, bantuan sarana produksi, hingga pengembangan usaha pertanian, peternakan, dan perkebunan. Tujuannya agar setiap layanan memiliki pedoman yang jelas, terukur, mudah diakses, dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Mewakili Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Aisyah Noor, SP., M.AP. menyampaikan bahwa forum ini merupakan tahap sangat penting sebelum standar pelayanan ditetapkan secara resmi. “Kami ingin memastikan standar yang disusun tidak hanya sesuai aturan, tetapi juga relevan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, terutama para petani, peternak, dan pekebun yang menjadi mitra utama kami,” ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim penyusun memaparkan draf standar pelayanan yang meliputi jenis layanan, persyaratan, prosedur, waktu penyelesaian, biaya, produk layanan, serta sarana prasarana dan kompetensi petugas. Peserta pun diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan tanggapan, kritik, maupun usulan perbaikan.
Pihak penyelenggara menegaskan, seluruh saran dan masukan yang diperoleh akan ditampung dan dijadikan rekomendasi resmi. Rekomendasi tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi, acuan perbaikan, dan dasar penyempurnaan seluruh jenis layanan yang telah dipaparkan. “Harapan kami, semua masukan ini kami jadikan bahan untuk menyempurnakan apa yang kami tawarkan, agar layanan ke depan semakin baik,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini seluruh jajaran pejabat dan staf di lingkungan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Majene, termasuk para sekretaris dan pejabat struktural, yang menunjukkan keseriusan instansi dalam mendengarkan aspirasi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Majene Albar Mustar,S.Sos,.M.Si yang hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya transparansi dan kemudahan akses dalam setiap layanan publik. Ia mengingatkan seluruh instansi untuk memanfaatkan situs web resmi masing-masing sebagai sarana informasi utama, serta bekerja sama dengan pelaku usaha dan pedagang agar informasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami tekankan, jika masyarakat merasa tidak puas dengan pelayanan yang diterima, telah tersedia jalur pengaduan resmi yang jelas. Seperti yang diterapkan di berbagai daerah, termasuk Kota Bandung, hal ini juga harus berlaku di Majene agar hak-hak masyarakat terjamin,” tegas Albar Mustar,S.Sos.,M.Si
Ia juga meminta agar setiap layanan mencantumkan panduan secara terbuka di tempat yang mudah dilihat, mulai dari alur kerja, persyaratan, hingga lama proses pelayanan. “Nantinya akan ada sekitar 30 jenis pelayanan yang disediakan, semuanya murni untuk kepentingan publik tanpa keuntungan pribadi. Harapan kami, standar ini menjadi budaya pelayanan di setiap instansi,” tambahnya.
Terkait penyebaran informasi, Albar Mustar,S,Sos,.M.Si Kadis Kominfo menegaskan pihaknya siap membantu menyebarluaskan kebijakan dan kegiatan seluruh instansi, termasuk Dinas Pertanian, melalui berbagai media yang dimilikinya. “Kami siap sampaikan informasi yang aman, benar, dan bermanfaat agar sampai cepat dan tepat kepada masyarakat,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Albar Mustar ,S.Sos.,M.Simengajak awak media dan seluruh pihak terkait untuk senantiasa menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun. “Peran kita bersama adalah memastikan kebijakan dan pelayanan pemerintah dapat dipahami dengan baik oleh seluruh warga Majene demi kemajuan daerah,” pungkasnya.
Hasil dari forum ini akan menjadi bahan pertimbangan utama bagi Dinas Pertanian dalam menyempurnakan draf standar pelayanan sebelum ditetapkan secara resmi dan disosialisasikan secara luas ke masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan sinergi antar-instansi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Laporan Bahar


