MAJENE, Kamis 8 Oktober 2026 / 26 Rabiul Akhir 1448 H — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di lingkungan SMP Negeri 4 Majene. Kegiatan tahunan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen istimewa untuk mempererat kebersamaan serta meneladani perjuangan dan akhlak luhur Rasulullah SAW.
Hadir dalam acara ini, perwakilan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Majene yang diwakili oleh Kabid, Drs. Sarmin, M.M Pembawa hikma Maulid,Dra.Hj.Patmawati Fahmi mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Majene, Kepala Sekolah, Ketua Komite Sekolah, para guru, seluruh siswa-siswi, serta para undangan lainnya.
Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Majene, Hj. Nuraeni, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh pihak yang telah menyempatkan waktu untuk hadir. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menjadi penyemangat bagi kami untuk senantiasa bersemangat dalam setiap kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Kegiatan Maulid Nabi ini, lanjutnya, bukan kegiatan biasa, melainkan momen luar biasa untuk mengingatkan kita semua — terutama para siswa — tentang perjuangan Nabi Muhammad SAW. Meski sempat menerima cacian, makian, dan cemoohan, beliau tetap teguh dan mampu membawa agama Islam menjadi terdepan di muka bumi.
Mengusung tema “Meneguhkan Cinta kepada Rasulullah SAW, Wujudkan Generasi Cerdas dan Beretika”, Hj. Nuraeni mengajak para siswa mewujudkan cinta kepada Nabi dalam tindakan nyata sehari-hari: jujur, disiplin, datang tepat waktu ke sekolah, dan selalu bersemangat belajar.
“Belajarlah, teruslah belajar. Jadilah siswa yang jujur, disiplin, dan selalu ingat kewajiban kita sebagai pelajar — baik di sekolah maupun di rumah,” pesannya.
Semoga peringatan Maulid Nabi ini semakin menumbuhkan ketakwaan, mempertebal cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta melahirkan generasi pelajar Majene yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi pekerti luhur.
Laporan Bahar


