MAJENE, Kamis 8 Oktober 2026 / 26 Rabiul Akhir 1448 H — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di lingkungan SMP Negeri 4 Majene. Kegiatan tahunan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen istimewa untuk mempererat kebersamaan serta meneladani perjuangan dan akhlak luhur Rasulullah SAW.
Hadir dalam acara ini.Sarmin, S.Pd M.M. mewakili Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majene. Seperti disampaikan, yang seharusnya hadir adalah Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Bapak Abdul Rahman,Kabid.Pemuda dan olahraga namun berhalangan hadir karena masih menyelesaikan urusan mendesak, sehingga atas petunjuk pimpinan, . Sarmin, S.Pd.,M.M. hadir mewakili Dinas.
Dalam sambutannya, SARMIN.,SPd., M.M. menyampaikan terima kasih atas konfirmasi dari pihak sekolah yang menghubungi Dinas terkait kehadiran perwakilan. Hal ini mengingat kadang kala informasi undangan yang masuk ke bagian kepegawaian belum tersampaikan secara menyeluruh. “Kami berharap, ke depannya undangan juga dapat disampaikan melalui pesan kepada kami agar dapat kami tindaklanjuti dengan lebih cepat,” ujarnya.
Sebagai mantan pendidik yang mengabdi di SMP hingga tahun 2016, beliau mengingatkan rekan-rekan guru tentang pentingnya keteladanan. Dulu beliau selalu berpesan: jika melarang anak terlambat, janganlah guru sendiri terlambat — karena siswa akan berkata “Ibu/Bapak guru juga terlambat.” Begitu juga soal pakaian: jika meminta siswa memasukkan baju, guru pun harus memberi contoh. “Contoh nyata jauh lebih efektif daripada sekadar apa yang mereka baca,” tegasnya.
Beliau juga mengingatkan agar para guru tetap waspada terhadap penggunaan Kecerdasan Buatan atau AI. Jawaban yang diambil dari internet belum tentu dipahami siswa. Oleh karena itu, beliau mewajibkan mahasiswanya menjawab soal dengan tulisan tangan — karena menulis berarti membaca dan memahami. Jangan sampai nilai 100 diberikan kepada siswa yang sebenarnya belum menguasai materi.
Terkait kemungkinan mutasi Kepala Sekolah Hj. Nuraeni, S.Pd., beliau berharap hal tersebut belum terjadi, namun jika
nanti ada perubahan, hendaklah disikapi dengan baik. Siapapun yang masuk, diterimalah dengan terbuka. Dan jika Ibu Kepala Sekolah sudah tidak menjabat di sini, silaturahmi jangan terputus — tetaplah hadir jika diundang. “Silaturahmi yang sudah terjalin selama ini tidak boleh putus,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Majene, Hj. Nuraeni, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak — para mantan Kepala Sekolah, Ketua Komite, penceramah, para guru, siswa-siswi, serta para undangan — dan berterima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan berjalan lancar.
Mengusung tema “Meneguhkan Cinta kepada Rasulullah SAW, Wujudkan Generasi Cerdas dan Beretika”, Hj. Nuraeni mengajak para siswa meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW melalui tindakan nyata: jujur, disiplin, datang tepat waktu ke sekolah, dan senantiasa bersemangat belajar. Semoga peringatan Maulid ini mempertebal cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta melahirkan generasi Majene yang cerdas sekaligus berbudi luhur.
Laporan Bahar


