MAJENE, 10 Oktober 2026— Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Majene, Hj. Najibah B. Fattah, S.Ag., M.Pd.I., memimpin langsung kegiatan sosialisasi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu pukul 13.30 WITA di Ruang Aula SMP Negeri 2 Majene.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek percontohan (piloting) Kementerian Sosial Republik Indonesia, bertujuan memastikan masyarakat kurang mampu terdaftar secara akurat sebagai penerima bantuan sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Hj. Najibah menyampaikan harapan besar kepada seluruh pemangku kepentingan untuk turut menjadi Agen Perlinsos sebagai wujud menjadi “Agen of Change”. Peserta diimbau untuk segera mendaftarkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majene sebagai salah satu syarat utama untuk dapat ditetapkan sebagai Agen Perlinsos.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Penasehat BKMT yang juga merangkap sebagai Ketua TP-PKK sekaligus Ketua DWP Kabupaten Majene. Materi sosialisasi diperkuat oleh pemateri dari Disdukcapil Majene, Basrianto, S.Si. selaku Kabid Dapduk. Sesi tanya jawab dipandu oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial Majene, Sri Widuri, S.Pd.
Para peserta tampak antusias bertanya mengenai DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) serta persyaratan menjadi Agen Perlinsos. Hj. Najibah menyampaikan bahwa tugas ini sangat mulia karena peran mereka akan membantu warga yang belum terdeteksi dalam sistem namun membutuhkan bantuan.
“Menjadi Agen Perlinsos sangatlah mulia, karena kita akan membantu saudara-saudara kita yang belum terdeteksi sebagai penerima bansos dapat diusulkan melalui Perlinsos. Perlinsos Bergerak, Bersama, Berdampak,” ujarnya.
Diharapkan melalui sosialisasi ini, jaringan pendataan di tingkat masyarakat semakin kuat, sehingga tidak ada lagi warga yang membutuhkan namun terlewatkan dari bantuan pemerintah.
Laporan Bahar


