Majene, 17 Oktober 2026 — Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga menggelar kegiatan Open House di SD Negeri 41 Rangas, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Provinsi Sulawesi Barat.Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperlihatkan hasil revitalisasi fisik bangunan sekolah serta pemanfaatan bantuan perangkat digitalisasi pembelajaran yang telah diterima oleh satuan pendidikan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Misbahuddin (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Majene) yang mewakili Bupati Majene, H. Wahyuddin, Kabid. Pendidikan dasar.,Abrar, S.Pd., M.Pd., Kepala Subbagian Umum BPKP Provinsi Sulawesi Barat beserta pendamping, Nurbaniah, S.Pd., M.Si., koodanator Pengawas Sekolah, para guru SD Negeri 41 Rangas, Komite Sekolah, para Kepala Sekolah se-kecamatan, orang tua siswa, ketua P2SP serta para undangan lainnya.
Mewakili seluruh warga sekolah, Kepala Sekolah SD Negeri 41 Rangas, Nurbaniah, S.Pd., M.Si., menyampaikan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bupati Majene beserta rombongan. “Kehadiran Bapak Bupati hari ini merupakan penghormatan yang luar biasa sekaligus menjadi suntikan motivasi yang sangat besar bagi kami para pendidik, peserta didik, dan wali murid,” ujarnya.
Nurbaniah juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan serta realisasi bantuan yang telah diberikan kepada sekolah, yaitu Revitalisasi Fisik Bangunan Sekolah dan Paket Bantuan Digitalisasi Pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya sekolah masih memiliki berbagai keterbatasan sarana dan prasarana. “Namun, Alhamdulillah — berkat kebijakan dan kepedulian yang nyata dari Bapak Bupati melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, kini wajah sekolah kami telah berubah menjadi jauh lebih baik, aman, dan nyaman untuk proses belajar mengajar,” tambahnya.
Tidak hanya itu, hadirnya perangkat digitalisasi berupa Papan Interaktif Digital membuka cakrawala baru bagi guru dan peserta didik. Teknologi ini memastikan anak-anak tidak tertinggal dan siap menghadapi tuntutan zaman di era digital. Melalui kegiatan Open House ini, pihak sekolah memperlihatkan sekaligus melaporkan secara langsung pemanfaatan bantuan tersebut. “Kami berkomitmen penuh untuk menjaga, merawat, dan memaksimalkan seluruh fasilitas yang telah diberikan, agar dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan melek teknologi,” tegas Nurbaniah.
Sementara itu, mewakili Bupati Majene, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Majene, Misbahuddin, menyampaikan permohonan maaf yang tulus dari Bupati Majene yang berhalangan hadir karena memiliki agenda penting yang berbarengan dengan kegiatan ini. Program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran ini merupakan program prioritas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bantuan ini bertujuan memastikan setiap satuan pendidikan memiliki fasilitas yang mendukung proses pembelajaran yang aman dan nyaman sesuai standar pendidikan. Hingga saat ini, sekitar 40 satuan pendidikan di Kabupaten Majene telah dan akan menerima bantuan revitalisasi, sedangkan secara nasional program ini mencakup sekitar 40.000 satuan pendidikan untuk revitalisasi fisik dan sekitar 3.000 satuan pendidikan untuk digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia, yang diharapkan terus bertambah dari tahun ke tahun.
Misbahuddin,S.Sos.M.Pd menjelaskan bahwa digitalisasi pembelajaran memberikan model pembelajaran yang lebih interaktif dan memotivasi peserta didik, sehingga anak-anak tidak hanya membayangkan materi pelajaran tetapi dapat melihat dan mempraktikkannya secara langsung. Ia juga mengajak para guru untuk memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal dengan berinovasi membuat materi pembelajaran yang kreatif dan edukatif. Pemerintah Kabupaten Majene menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta kepada BPMP Provinsi Sulawesi Barat yang senantiasa menjadi mitra baik dalam pelaksanaan program ini. Semoga fasilitas yang telah diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Majene.
Laporan Bahar


