MAJENE — UPTD Puskesmas Banggae I Kabupaten Majene menyelenggarakan kegiatan Asesmen/Penilaian Keterampilan Dasar Kader Posyandu di Aula Kelurahan, Kabupaten Majene, pada tahun 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala UPTD Puskesmas Banggae I,Pj promkes UPTD PKM Banggae1 Umi Kalsum, SKM.
Tim penilai yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, yang meliputi: Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Penanggung Jawab Promosi Kesehatan (Pj Promkes), Penanggung Jawab Kesehatan Ibu dan Anak (Pj KIA), Penanggung Jawab Kesehatan Lansia dan Kesehatan Jasmani dan olahraga Masyarakat (Pj Lansia dan Kesjaor), serta Penanggung Jawab Gizi (Pj Gizi).
Dalam keterangannya, Umi Kalsum menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari pelatihan 25 kompetensi kader yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Hari ini, setelah mereka menerima pelatihan 25 kompetensi, para kader akan dilakukan asesmen atau penilaian keterampilan dasar kader Posyandu oleh tim dari Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 22 kader Posyandu yang berasal dari tiga kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Banggae I, yaitu Kelurahan Banggae, Kelurahan Pangali-Ali, dan Kelurahan Galung.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengukur kemampuan kader guna memperoleh predikat kompetensi, mulai dari Purwa, Madya, hingga Utama. Setiap kader akan dinilai penguasaannya terhadap keterampilan-keterampilan dasar, dan jika lulus seluruh komponen penilaian, kader tersebut dapat memperoleh predikat tertinggi, yaitu Kader Utama.
Umi Kalsum berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi penilaian semata, melainkan memicu semangat belajar berkelanjutan bagi para kader. “Harapannya, kader Posyandu tetap selalu belajar kembali, bukan karena ada asesmen atau penilaian ini, tetapi belajar untuk bisa melakukan pelayanan di Posyandu dengan baik dan bisa melayani seluruh siklus hidup dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil asesmen ini diharapkan menjadi tanggung jawab dan kebanggaan tersendiri bagi para kader yang telah terlatih dan memperoleh predikat kelulusan. Dengan adanya peningkatan kompetensi ini, pelayanan kesehatan dasar di masyarakat melalui Posyandu di wilayah Banggae I diharapkan semakin berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Laporan Bahar


