• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH MAKASAR

Dekan FH Unhas: Jaksa Harus Jadi Pengendali Perkara dari Awal Hingga Akhir

Admin by Admin
in MAKASAR
0
Dekan FH Unhas: Jaksa Harus Jadi Pengendali Perkara dari Awal Hingga Akhir
5
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar, TARGETTUNTAS.ID – Pusat Kajian Kejaksaan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Konsep Dominus Litis dalam RUU KUHAP” di Hotel Grand Hyatt Makassar, Kamis (27/2/2025).

Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Hamzah Halim, SH., MH., M.AP, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran jaksa sebagai dominus litis, yakni pengendali perkara dari tahap penyidikan hingga eksekusi putusan pengadilan.

FGD ini menghadirkan sejumlah pakar hukum sebagai narasumber, antara lain Guru Besar Hukum Pidana Unhas Prof. Dr. Aswanto, SH., MSi., DFM (Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi), Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof. Dr. H. Hambali Thalib, Guru Besar Hukum Pidana UIN Alauddin Makassar Prof. Sabri Samin F, serta Ketua Dewan Kehormatan Peradi, Dr. Tadjuddin Rachman. Diskusi dipandu oleh Ketua Pusat Kajian Kejaksaan FH Unhas, Fajlurrahman Jurdi.

Penguatan Peran Jaksa dalam Sistem Peradilan Pidana

Dalam paparannya, Prof. Sabri Samin menyoroti posisi jaksa yang kerap terhimpit di antara penasihat hukum dan majelis hakim dalam persidangan. Ia menilai selama ini tidak pernah terdengar adanya dissenting opinion dari tim jaksa penuntut umum, yang menunjukkan masih kurangnya kebebasan dalam mengajukan pandangan hukum yang berbeda.

Untuk itu, Prof. Sabri mendorong agar dalam RUU KUHAP diatur mekanisme kolaborasi antara penyidik Polri/PPNS dan Jaksa Penuntut Umum guna menghindari bolak-baliknya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari penyidik ke JPU.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menjelaskan bahwa penerapan asas dominus litis dalam KUHAP harus dilakukan berdasarkan Integrated Justice System atau Sistem Peradilan Pidana Terpadu. Artinya, seluruh lembaga penegak hukum harus bekerja sesuai tugas dan kewenangan masing-masing untuk menciptakan kepastian hukum, kemanfaatan, serta keadilan.

“Asas dominus litis dalam KUHAP menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga penegak hukum guna mencegah kesalahan prosedural, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan standar hukum yang jelas,” ujar Prof. Hambali.

Ia juga menguraikan kewenangan penuntutan berdasarkan asas dominus litis yang diatur dalam KUHAP, mulai dari koordinasi penyidik dengan JPU (Pasal 8 ayat 1 dan 2 KUHAP), kewenangan penuntutan (Pasal 137-144 KUHAP), hingga eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Pasal 270 KUHAP).

Harapan untuk RUU KUHAP

Ketua Dewan Kehormatan Peradi, Dr. Tadjuddin Rachman, dalam sesi diskusi memaparkan tantangan dalam pendampingan hukum pada perkara pidana, terutama dalam proses penyidikan. Ia berharap RUU KUHAP dapat lebih menjamin perlindungan hak-hak hukum bagi tersangka maupun korban.

FGD ini turut dihadiri sejumlah akademisi dan praktisi hukum, di antaranya Guru Besar Hukum Pidana Universitas Negeri Makassar Prof. Heri Tahir, Guru Besar Hukum Pidana Unhas Prof. M. Said Karim, dekan fakultas hukum dari beberapa perguruan tinggi di Makassar, serta penyidik PPNS dari berbagai instansi seperti Kementerian Kehutanan, Balai Karantina Nasional, Bea Cukai, dan Imigrasi.

Diharapkan dengan adanya pembahasan ini, RUU KUHAP dapat semakin memperkuat peran jaksa sebagai pengendali perkara serta meningkatkan efektivitas sistem peradilan pidana di Indonesia.

(*)

Previous Post

Polres Parepare Gelar Baksos Polri Presisi Jelang Bulan Ramadhan

Next Post

Wakil Bupati Majene Pimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan

Admin

Admin

Next Post
Wakil Bupati Majene Pimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan

Wakil Bupati Majene Pimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • SMP Negeri 6 Majene Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Usung Tema “Nusantara dalam Harmoni”

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In