• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH PAREPARE

Buruh Keluhkan Upah, Koperasi TKBM Sebut Sesuai Aturan

Admin by Admin
in PAREPARE
0
Buruh Keluhkan Upah, Koperasi TKBM Sebut Sesuai Aturan
9
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Parepare, TARGETTUNTAS.ID – DPRD Kota Parepare menanggapi serius keluhan salah satu kelompok buruh di Pelabuhan Cappa Ujung terkait sistem pengupahan yang dinilai tidak adil.

Komisi II DPRD Parepare menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak-pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan ini.

Ketua Komisi II DPRD Parepare, S Parman Agoes Mante, menjelaskan bahwa buruh mempertanyakan sistem upah per kegiatan yang mereka anggap tidak sesuai, terlepas dari banyak atau sedikitnya barang yang dibongkar, upah yang diterima tetap maksimal Rp800 ribu per kegiatan.

“Contohnya, dalam satu kegiatan dengan nilai nota Rp24 juta, buruh hanya menerima total Rp11 juta. Itu yang dipertanyakan oleh para buruh,” ungkap Parman dalam RDP. Senin siang (23/6/2025)

Menanggapi hal tersebut, Kepala KSOP Parepare menyatakan bahwa sistem kerja dan pengupahan di pelabuhan sudah mengacu pada aturan resmi. Ia menyebut bahwa Koperasi TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) adalah wadah resmi buruh pelabuhan yang dibentuk.

“TKBM punya mekanisme internal. Jika ada buruh yang merasa dirugikan, silakan sampaikan langsung ke pengurus koperasi. Sistem ini dijalankan sesuai regulasi,” jelasnya.

Ketua Koperasi TKBM, Yasser, turut memberikan penjelasan. Menurutnya, dari total nilai jasa bongkar muat, sekitar 15 persen digunakan untuk operasional koperasi. Sisanya dibagikan kepada buruh.

“Misalnya dari nilai Rp30 juta, setelah dipotong operasional, sisanya dibagi rata. Buruh bisa menerima Rp1 juta, sedangkan mandor Rp1,5 juta,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa buruh yang terdaftar di koperasi telah mendapat jaminan sosial, termasuk BPJS dan tunjangan hari raya (THR).

Masih di forum yang sama, Ketua LSM Fokus, Mutasim Farizi, mengatakan bahwa sistem yang dijalankan di pelabuhan sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 152 Tahun 2016 tentang bongkar muat di pelabuhan.

“Pembagian upah dan prosedur kerja sudah sesuai aturannya. Pendapatan buruh, mandor, dan pengawas itu sudah diatur dalam permenhub,” ujarnya.

Menurutnya seluruh hak hak normatif buruh yang ada di pelabuhan sudah terlaksana dengan baik.

Meski demikian, Komisi II DPRD tetap mendorong agar koperasi dan pihak pelabuhan meningkatkan koordinasi serta transparansi dalam pembagian upah buruh . Setiap kegiatan kerja buruh sebaiknya didasari perjanjian kerja dan disepakati bersama. Di waktu yang sama, sekelompok buruh bersama Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Parepare menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD. Mereka menuntut transparansi tarif bongkar muat, kejelasan status buruh, pemenuhan hak-hak dasar, dan jaminan sosial.

(Shl)

Previous Post

Dukung Kesehatan Anak, Wali Kota Parepare Hadiri Khitanan Massal Gratis

Next Post

Peresmian Gedung Baru BRI, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Dorong Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Admin

Admin

Next Post
Peresmian Gedung Baru BRI, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Dorong Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Peresmian Gedung Baru BRI, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Dorong Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In