• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH BARRU

Pemkab Barru Rakor Penyusunan Juknis Penanganan Stunting dan Kemiskinan

Admin by Admin
in BARRU
0
Pemkab Barru Rakor Penyusunan Juknis Penanganan Stunting dan Kemiskinan
5
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar, TARGETTUNTAS.ID – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Penanganan Stunting dan Kemiskinan Terpadu di Hotel Aryaduta, Sabtu 12/07/2025

Rapat ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor dan basis data yang terintegrasi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menekankan pentingnya efisiensi dan sinergi dalam pelaksanaan program penanggulangan stunting dan kemiskinan.

Wabup mengusulkan penyatuan dua tim koordinasi yang selama ini terpisah, yakni Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah, karena keduanya diketuai oleh Wakil Bupati, dengan tujuan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam kebijakan dan pelaksanaan program.

” Daripada banyak SK tapi tidak ada yang dikerjakan, lebih baik satu SK tapi bisa dikerjakan banyak hal”, tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Abustan menyoroti akar masalah stunting yang umumnya berkaitan dengan kondisi kemiskinan, pola asuh yang keliru, serta rendahnya akses terhadap layanan dasar dan informasi. Ia menekankan bahwa stunting tidak hanya terjadi pada keluarga kurang mampu, tetapi juga bisa ditemukan pada keluarga mampu jika pola konsumsi dan pengasuhan tidak sehat.

Dalam diskusi tersebut, Wakil Bupati juga mengungkapkan perlunya sistem data terpadu by name by address yang memuat informasi kondisi rumah tangga secara komprehensif. Hal ini dianggap penting agar intervensi dari pemerintah maupun mitra non-pemerintah lebih tepat sasaran.

” Kita pernah temukan, ada anak pejabat yang stunting karena setiap hari diberi makanan instan. Jadi ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal pola asuh”, ujarnya.

Mantan Sekda Barru ini juga mendorong optimalisasi peran desa, termasuk pemanfaatan dana desa sebesar minimal 10 persen untuk program penanganan stunting dan kemiskinan.

Namun ia menyesalkan bahwa pelaksanaan di lapangan belum maksimal. Salah satu desa bahkan mengalami peningkatan jumlah anak stunting setelah menerima alokasi dana, karena intervensi yang tidak tepat sasaran.

Diingatkan, tak hanya pemerintah, sektor swasta dan komunitas juga diminta aktif melalui CSR dan filantropi. Pemerintah Kabupaten Barru akan mengundang 117 perusahaan lokal untuk dilibatkan dalam program percepatan penghapusan kemiskinan dan stunting.

Selain itu, media dan organisasi masyarakat sipil diminta berkontribusi melalui edukasi publik dan advokasi kebijakan berbasis data.

“ Banyak orang ingin membantu, tapi tidak tahu harus bantu ke mana. Maka program kita harus jelas dan terukur”, jelasnya.

Sebagai penutup, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya pengawasan dan kesinambungan program. Ia mencontohkan program One Day One Egg yang sempat berjalan baik, namun kemudian terhenti karena tidak adanya tindak lanjut yang terukur dan sistematis.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bappelitbangda, Dinas PMDPPKBPPA, perwakilan OPD, akademisi, dan lembaga non-pemerintah.

“Harapannya, hasil rumusan juknis ini dapat menjadi dasar kuat untuk percepatan penghapusan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Barru secara terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan”, tutup Abustan (*)

Previous Post

Rawat Kamtibmas Kondusif, Bhabinkamtibmas Ini Hadirkan Diri di Tengah Aktivitas Masyarakat

Next Post

Pemkot Parepare Tiadakan Apel Pagi 14 Juli, Dukung Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah

Admin

Admin

Next Post
Pemkot Parepare Tiadakan Apel Pagi 14 Juli, Dukung Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah

Pemkot Parepare Tiadakan Apel Pagi 14 Juli, Dukung Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • SMP Negeri 6 Majene Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Usung Tema “Nusantara dalam Harmoni”

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In