• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH

Bayi 3 Bulan di Polewali Mandar Minum Air Keruh, Pemerintah Gerak Cepat

Admin by Admin
in DAERAH
0
Bayi 3 Bulan di Polewali Mandar Minum Air Keruh, Pemerintah Gerak Cepat
7
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polewali Mandar, TARGETTUNTAS.ID — Kisah memilukan tentang seorang bayi berusia tiga bulan (3) di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, yang terpaksa meminum susu bercampur air sumur keruh.

Bayi bernama Annisa yang barusia tiga bulan (3) itu hidup dalam keterbatasan sejak ibunya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Ia kini diasuh oleh sang nenek yang harus mengandalkan air sumur berwarna kecokelatan untuk membuatkan susu formula karena kesulitan ekonomi dan terbatasnya akses air bersih.

Situasi tersebut mendorong Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, untuk bergerak cepat. Melalui timnya bersama sejumlah relawan, ia menyalurkan bantuan berupa susu bayi, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya, Minggu 18 Januari 2026.

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bayi sekecil ini harus bertahan dengan kondisi seperti itu. Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi soal kemanusiaan. Tidak boleh ada warga yang hidup dalam keadaan seperti ini,” ujar Salim S. Mengga.

Di lapangan, sejumlah relawan turut mengambil peran penting dalam mengomunikasikan kondisi Annisa kepada pemerintah. Salah satu relawan mengungkapkan bahwa laporan mengenai kasus tersebut segera ditindaklanjuti setelah mereka menghubungi pihak Wakil Gubernur.

“Kami menerima informasi kondisi bayi ini dari warga, lalu kami langsung berkoordinasi dan menyampaikan ke Pak Wagub. Syukurnya, responsnya sangat cepat. Bantuan bisa segera turun,” ujar salah satu relawan yang terlibat.

Selain pemerintah provinsi, Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar juga datang ke rumah keluarga Annisa untuk melakukan pendataan dan asesmen awal. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran pertama.

“Kami ingin memastikan keluarga ini mendapatkan pendampingan dan bantuan berkelanjutan, bukan hanya hari ini,” kata salah satu petugas Dinas Sosial.

Sang nenek tak kuasa menahan haru ketika menceritakan perjuangannya merawat cucu kecil tanpa air bersih dan dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas.

“Air bersih jauh. Tidak cukup uang beli galon tiap hari. Saya hanya bisa pakai air sumur. Saya kasihan sekali sama cucu saya, tapi saya tidak punya pilihan,” ujarnya dengan suara bergetar.

Pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti sebagai potret kemiskinan semata. Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti kebutuhan akses air bersih bagi warga setempat serta memantau kesehatan Annisa secara berkelanjutan.

“Masalah air bersih ini tidak bisa dibiarkan. Tidak boleh ada lagi anak yang meminum susu dari air keruh,” tutup Wagub Sulbar. (Rls)

Previous Post

Pastikan Makanan Aman dan Sehat, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Turun Langsung Awasi SPPG

Next Post

Optimalisasi Kanal Informasi OPD, Kadiskominfo Sulbar Apresiasi Keaktifan OPD Publikasikan Program

Admin

Admin

Next Post
Optimalisasi Kanal Informasi OPD, Kadiskominfo Sulbar Apresiasi Keaktifan OPD Publikasikan Program

Optimalisasi Kanal Informasi OPD, Kadiskominfo Sulbar Apresiasi Keaktifan OPD Publikasikan Program

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Motor Vs Mobil Tabrakan di Majene, Satu Pengendara Luka Serius

    Motor Vs Mobil Tabrakan di Majene, Satu Pengendara Luka Serius

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Berkas Perkara Lengkap! Kasus Korupsi Kredit di BRI Unit Banggae Segera Disidangkan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Taufan Pawe “Sentil” Pemda: Ombudsman Harus Jadi Alarm, Bukan Tunggu Laporan!

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Meriah! 240 Pasang Ikut Turnamen Domino HUT Gardu Hulk 57 di Parepare

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Bersama Bupati Majene, Wamen HAM Dorong Kampung Nelayan Jadi Model Pemenuhan Hak Dasar

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • STAIN Majene Tambah Empat Guru Besar, Fokus pada Integritas dan Kesiapan Lulusan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Hadiri Persemian Auditorum IAS, Tasming Hamid Dorong Kolaborasi Majukan Pendidikan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Cabe Cakra Siap Panen, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Turun Langsung Pantau Lahan Petani Sondong Salama

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kompol Andri Aryansyah Hadiri Pengukuhan Guru Besar STAIN Majene, Dukung Kemajuan Pendidikan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Polisi Gandeng Pemprov, Program “Sekolah Pelopor Keselamatan” Segera Diterapkan untuk Pelajar Sulbar

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In