• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH PAREPARE

Air PAM di Parepare Berwarna Hitam, Perumda Sebut Akibat Endapan Pipa

Redaksi by Redaksi
in PAREPARE
0
Air PAM di Parepare Berwarna Hitam, Perumda Sebut Akibat Endapan Pipa
9
SHARES
97
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

‎Parepare – Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Karajae Kota Parepare mengeluhkan air bersih yang mengalir ke rumah dalam kondisi keruh hingga berwarna hitam, Sabtu (5/7/2026). Kondisi itu terjadi setelah distribusi air sempat terhenti selama satu hari.

‎Salah seorang warga berinisial A mengaku aliran air di rumahnya sempat mati pada Jumat (4/7). Namun, saat kembali mengalir keesokan harinya, air justru berubah warna menjadi hitam.

‎”Sebelumnya pada tanggal 4 Juli air tidak mengalir. Keesokan harinya, 5 Juli 2026, air mengalir tapi berwarna hitam,” ujar A.

‎A mengatakan kejadian serupa bukan kali pertama dialaminya. Menurut dia, setiap kali terjadi penghentian distribusi selama satu hingga tiga hari, air yang kembali mengalir kerap berubah menjadi hitam.

‎”Ini sudah beberapa kali terjadi. Kalau sudah mati sehari sampai tiga hari, pas nyala tiba-tiba hitam air,” katanya.

‎Meski air berwarna hitam, A mengaku tidak mencium bau yang menyengat. Kendati demikian, ia mengaku khawatir kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan maupun peralatan rumah tangga.

‎”Kami takut ini bisa memicu gangguan kesehatan kulit, hingga merusak pakaian dan infrastruktur rumah tangga,” tuturnya.

‎Menanggapi keluhan tersebut, Irwan, Asmen Transmisi PAM Tirta Karajae, mengatakan perubahan warna air dipicu adanya pekerjaan perbaikan pipa transmisi yang dilakukan sehari sebelumnya.

‎”Memang ada pekerjaan pipa transmisi kemarin. Pasca perbaikan itu, endapan yang ada di dalam pipa ikut terdistribusi ke rumah pelanggan,” kata Irwan saat dikonfirmasi.

‎Ia menjelaskan kondisi air keruh atau menghitam merupakan hal yang kerap terjadi setelah dilakukan pekerjaan pada jaringan distribusi.

‎”Bukan cuma di satu rumah saja, hampir semua wilayah begitu, Pak. Apabila terjadi pemadaman, baik yang sumbernya dari sumur bor maupun air permukaan, biasanya seperti itu,” jelasnya.

‎Saat ditanya mengenai keamanan air yang menghitam tersebut, Irwan mengimbau pelanggan untuk tidak langsung menggunakannya.

‎”Ya jelas tidak aman, Pak. Itu perlu dikuras dulu. Sementara tim kami sudah ada di lapangan untuk menangani hal tersebut, sudah ada langkah penanganan,” ujarnya.

‎Menurut Irwan, setelah proses pengurasan jaringan selesai dilakukan, distribusi air diperkirakan kembali normal pada sore hari.

‎”Setelah terkuras, sebentar sore sudah bisa normal kembali,” katanya.

‎Ia pun mengimbau pelanggan menunggu hingga proses pengurasan selesai sebelum menggunakan air yang mengalir ke rumah masing-masing.

‎”Tunggu hingga dikuras, baiknya dikuras dulu,” pungkasnya.

‎(shl)

‎

Previous Post

Kejurda Bhayangkara Road Race, Tasming Hamid: Bukan Sekadar Balapan, Tapi Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Atlet

Next Post

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Pantau Perkembangan Jagung Poktan Sipatokkon

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Pantau Perkembangan Jagung Poktan Sipatokkon

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Pantau Perkembangan Jagung Poktan Sipatokkon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In