Jakarta – Program _Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) 2026_ Angkatan II resmi digelar atas kerja sama Kementerian Dalam Negeri dan Universitas Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada *13–16 Juli 2026* ini diikuti *434 kepala desa* dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu peserta adalah *Kepala Desa Latuo, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Syarifah Hafisah*.
KDMK 2026 dirancang untuk membekali para kepala desa dengan kemampuan manajemen pemerintahan, kepemimpinan, dan inovasi desa. Program ini menjadi jawaban atas tantangan tata kelola desa yang makin kompleks.
*Tiga tujuan utama KDMK 2026:*
1. *Meningkatkan Kapasitas dan Integritas*: Mengatasi tantangan pengelolaan tata kelola keuangan desa dan administrasi agar lebih akuntabel dan transparan.
2. *Mendorong Kemandirian Desa*: Membekali kepala desa dengan kemampuan kewirausahaan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).
3. *Menyetarakan Kompetensi*: Menyamakan pemahaman para kepala desa yang berasal dari latar belakang pendidikan berbeda agar lebih adaptif dan kreatif dalam membangun wilayahnya.
Kepala Desa Latuo Syarifah Hafisah menyampaikan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini. “Kami para kepala desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berintegritas, inovatif, dan mandiri di tingkat desa. Ilmu dari KDMK ini akan kami terapkan untuk Latuo yang lebih maju,” ungkapnya.
(*)


