• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

7 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ketua PSC Majene Desak Kejelasan Hak Anggota: “Kami Tetap Bertugas 24 Jam, Tapi Hak Kami Diabaikan”

Redaksi by Redaksi
in MAJENE
0
7 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ketua PSC Majene Desak Kejelasan Hak Anggota: “Kami Tetap Bertugas 24 Jam, Tapi Hak Kami Diabaikan”
10
SHARES
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Majene – Persoalan pembayaran gaji kembali menjadi sorotan di lingkungan Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Majene.

 

Ketua PSC Majene, Aslan menyampaikan keluhan kepada Bu Wakil Bupati terkait gaji para petugas yang disebut belum dibayarkan selama kurang lebih tujuh bulan, Sabtu (18/7/2026).

 

Menurutnya, kondisi tersebut telah menimbulkan beban yang sangat berat bagi para petugas yang setiap hari bertugas memberikan pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat.

 

Meski hak mereka belum dipenuhi, pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan agar tidak mengganggu kebutuhan warga yang membutuhkan bantuan medis darurat.

 

“Kami tetap bekerja di lapangan selama 24 jam. Selama ini saya berupaya agar pelayanan PSC Majene tetap berjalan meskipun hanya dengan dua orang petugas. Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban karena persoalan administrasi atau pembayaran gaji,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa para petugas PSC bukan menolak bekerja, melainkan hanya meminta hak yang seharusnya mereka terima.

 

Menurutnya, selama berbulan-bulan mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, namun hingga kini belum memperoleh kepastian mengenai pembayaran gaji.

 

“Hak kami tidak dipenuhi. Kami juga memiliki keluarga yang harus dinafkahi. Sangat berat jika kami diminta terus bekerja tanpa kepastian pembayaran. Kami bukan meminta sesuatu yang berlebihan, kami hanya meminta hak kami sebagai pekerja,” katanya.

 

Selain persoalan gaji pokok, Ketua PSC Majene juga mengungkapkan bahwa selama ini petugas tidak menerima tambahan jasa pelayanan maupun uang perjalanan dinas (SPPD). Kondisi tersebut.semakin memperberat beban para petugas yang setiap hari harus siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Ia mengaku khawatir apabila kondisi ini terus berlarut-larut akan berdampak pada keberlangsungan pelayanan kegawatdaruratan di Kabupaten Majene.

 

Namun demikian, pihaknya tetap berusaha menjaga agar pelayanan kepada masyarakat tidak berhenti.

 

“Kalau sampai kami mengumumkan pelayanan PSC tidak berjalan hanya karena gaji belum dibayarkan, tentu itu menjadi sesuatu yang sangat memprihatinkan. Yang dikena pasti Bupati, Wakil Bupati maupun Setda Majene. Karena itu kami tetap bertahan demi masyarakat, tetapi pemerintah juga harus memperhatikan kesejahteraan petugasnya,” ungkapnya.

 

Ketua PSC Majene juga meminta pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, untuk segera memberikan penjelasan mengenai keterlambatan pembayaran gaji tersebut. Ia berharap persoalan ini menjadi perhatian serius sehingga tidak terus berulang.

 

Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut menyampaikan komitmen dalam berbagai kesempatan, tetapi juga memastikan kebutuhan para petugas yang menjadi ujung tombak pelayanan publik benar-benar terpenuhi.

 

“Kami berharap ada evaluasi terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan ini. Jangan sampai petugas yang setiap hari berada di garis depan pelayanan justru menjadi pihak yang paling dirugikan,” ujarnya.

 

PSC 119 sendiri merupakan layanan kegawatdaruratan yang memiliki peran penting dalam memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat kesehatan di tengah masyarakat.

 

Karena itu, kesejahteraan petugas dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas pelayanan publik.

 

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene maupun pihak Pemerintah Kabupaten Majene terkait penyebab keterlambatan pembayaran gaji yang dikeluhkan para petugas PSC.

 

Diharapkan pemerintah segera memberikan klarifikasi sekaligus solusi agar hak para petugas dapat segera dipenuhi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.(*)

Previous Post

Badan Penghubung Sulbar Komitmen Dukung Penuh Kegiatan Kolaborasi Promosi Seni dan Budaya

Next Post

Patroli Dialogis Samapta Polres Majene Hadirkan Rasa Aman, Warga Diajak Bersama Jaga Kamtibmas Malam Hari

Redaksi

Redaksi

Next Post
Patroli Dialogis Samapta Polres Majene Hadirkan Rasa Aman, Warga Diajak Bersama Jaga Kamtibmas Malam Hari

Patroli Dialogis Samapta Polres Majene Hadirkan Rasa Aman, Warga Diajak Bersama Jaga Kamtibmas Malam Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • SMP Negeri 6 Majene Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Usung Tema “Nusantara dalam Harmoni”

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In