MAJENE, 27 Juli 2026 – Kecamatan Banggae menggelar Apel Terpadu pada Senin pagi, 27 Juli 2026, di halaman Kantor Kecamatan Banggae. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, dan PPPK PW, serta diikuti oleh para Lurah se-Kecamatan Banggae, Kepala UPTD KB, Kepala UPTD Pendidikan, beserta jajaran Puskesmas Banggae dan Puskesmas Totoli. Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Coffee Morning di ruangan Camat yang khusus dihadiri oleh para pimpinan satuan kerja dan kelurahan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Banggae, H.M. Syahid, S.Ag., kembali mengingatkan seluruh jajaran untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ia mengapresiasi langkah Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Majene yang telah berkunjung langsung ke kantor kecamatan, Puskesmas, dan berbagai kelurahan untuk memantau kinerja pelayanan.
Menurutnya, pelayanan publik adalah amanah sekaligus kewajiban bersama, mengingat capaian gemilang Kabupaten Majene pada tahun sebelumnya yang menempati posisi pertama terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Barat, serta posisi kedua dalam gabungan penilaian Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
“Pemerintah Kabupaten Majene, di bawah pimpinan Bupati dan Sekretaris Daerah, sangat berharap capaian ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan menjadi yang terbaik pertama. Bukti nyata pengabdian kita adalah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Hal-hal yang tampak sepele dalam pelayanan justru menjadi dasar utama keberhasilan tugas kita,” tegasnya. Ia juga meminta seluruh petugas memastikan setiap layanan, baik berbasis aplikasi maupun langsung, berjalan baik dan cepat.
Selain soal pelayanan publik, Camat Banggae juga memaparkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Majene dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Mengingat efisiensi anggaran, perayaan di tingkat kabupaten tidak digelar besar-besaran, namun tetap bermakna dengan agenda Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Pawai Adat dan Budaya yang melibatkan pelajar dan masyarakat umum.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung 10–15 Agustus 2026, didahului Pameran dan Festival Kuliner UMKM pada 7–22 Agustus. Khusus 9 Agustus, akan ada penampilan dan kegiatan dari komunitas masyarakat. H.M. Syahid berharap seluruh elemen berpartisipasi aktif.
Untuk tingkat kecamatan dan kelurahan, ia menginstruksikan Lomba Kebersihan Lingkungan dengan dua tahap penilaian, berlangsung hingga 29 Juli. Ia meminta para Lurah dan Kepala Desa menyampaikan informasi ini sampai ke tingkat dusun dan lingkungan.
“Dari pemantauan, baru Kelurahan Palipi sorean,dan Kelurahan Baru dan Kelurahan Galung yang terlihat bergerak aktif, sementara wilayah lain masih tahap pembenahan, meski Kelurahan Totoli sudah mulai ada pergerakan positif. Kami harap seluruh wilayah berbenah maksimal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan dari Wakil Bupati terkait dukungan pembangunan daerah, serta harapan agar seluruh jajaran menjaga solidaritas dan ketepatan waktu. Terkait kebijakan nasional, ia menjelaskan bahwa pidato Presiden setiap 17 Agustus menjadi acuan penyusunan APBN, dan Asosiasi Bupati sedang berkoordinasi dengan Kemendagri agar pelayanan dan pembangunan kembali normal sesuai aturan.
Menyinggung pengelolaan data, H.M. Syahid menyoroti belum lengkapnya penginputan data di aplikasi pelayanan yang berkaitan dengan kesehatan dan informasi masyarakat, dan meminta hal ini segera diselesaikan agar tidak menghambat kinerja.
Di akhir, ia juga melaporkan realisasi anggaran Kelurahan yang baru mencapai 25,53 persen (sekitar 21 juta rupiah atau 59 persen dari target), dan berharap realisasi segera dikejar agar program bermanfaat bagi masyarakat.
“Mari kita laksanakan tugas dan kewajiban dengan sepenuh hati demi masyarakat. Bersatu dan bekerja keras adalah kunci keberhasilan kita bersama,” pungkasnya.
Laporan Bahar


