MAJENE– Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, menggelar kegiatan Lomba Membaca Nyaring Tingkat Sekolah Dasar se-Kelurahan Galung, Di Aula kantor kelurahan Galung Kamis 30Juli 2026.yang berlangsung meriah dan dihadiri oleh Camat Banggae H. Muhammad Syahid S.Ag., Lurah Galung Apdhaluddin, mahasiswa KKN Tematik Literasi Angkatan 23 Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), serta seluruh peserta lomba beserta pendamping. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan literasi, bertujuan menumbuhkan minat baca dan kemampuan berbicara di depan umum sejak dini.
Dalam sambutannya, Camat Banggae, H. Muhammad Syahid, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan lomba ini dan kehadiran semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kemampuan dan pengetahuan seseorang bermula dari kebiasaan membaca, yang menjadi dasar utama dalam membentuk karakter dan wawasan.
“Kemampuan dan pengetahuan itu bermula dari membaca. Saya sampaikan juga, tidak semua apa yang kita capai itu selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam, sehingga kita harus terus memperdalam ilmu dan memahami apa yang benar dan baik,” ujar H.M. Syahid ,S.Ag.di hadapan para peserta, pejabat, mahasiswa, dan guru.
Ia juga menjelaskan tingkatan kemampuan berbicara di depan umum yang tercermin dari serangkaian lomba yang telah digelar, mulai dari lomba membaca, lomba pidato, hingga tingkatan penceramah. Menurutnya, perbedaan mendasar terletak pada kebebasan menyampaikan gagasan tanpa bergantung pada teks.
“Urutan kemampuan dimulai dari pembaca teks, lalu lomba pidato yang masih bisa menggunakan panduan, lalu penceramah. Namun ada tingkatan yang lebih tinggi lagi, yaitu berpidato yang sudah sepenuhnya bebas dari teks. Itu adalah tantangan sekaligus kewajiban bagi kita semua, terutama bagi mereka yang kelak akan memegang tanggung jawab sebagai pemimpin,” paparnya.
H. M. Syahid,S.Ag menekankan, kemampuan berbicara dan menguasai ilmu adalah bekal mutlak bagi seorang pemimpin. Ia pun menyampaikan harapan besar kepada seluruh peserta lomba, khususnya generasi muda yang hadir, sebagai calon pemimpin masa depan daerah.
“Adik-adik inilah yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Saya berharap, jangan pernah berhenti belajar, jangan berhenti membaca. Teruslah menggali ilmu, karena itulah modal terbesar untuk memajukan diri, keluarga, dan lingkungan kita sesuai tuntunan agama dan kebaikan,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Galung Apdhaluddin mengapresiasi kerja sama dengan mahasiswa Unsulbar Angkatan 23 yang telah menyusun dan melaksanakan kegiatan ini dengan baik, menjadi wadah positif bagi anak-anak kelurahan. Para mahasiswa juga berperan aktif sebagai panitia dan pendamping, memastikan kegiatan berjalan tertib dan menyenangkan.
Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah dan sesi foto bersama. Para peserta terlihat antusias memegang buku dan hadiah yang diterima, semangat baru untuk terus mencintai dunia literasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi bukti nyata sinergi pemerintah kecamatan, kelurahan, dan perguruan tinggi dalam mencetak generasi cerdas, berilmu, dan berakhlak mulia.
Sambutan Camat ditutup dengan salam: “Demikian yang dapat saya sampaikan, terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Laporan Bahar


