MAJENE – Suasana penuh kebanggaan dan sukacita menyelimuti Kabupaten Majene. Tim perwakilan daerah ini berhasil meraih Juara II pada ajang bergengsi Turnamen Sepak Bola Garuda Cup 2026, kategori usia 13 tahun, yang baru saja usai digelar di Kabupaten Mamuju Tengah, berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kemenangan ini dirayakan dengan penuh semangat melalui arak-arakan di sepanjang Jalan Poros Majene, yang disambut meriah oleh ribuan warga, siswa-siswi SMP, serta pelajar dari berbagai pesantren di wilayah ini.
Sebanyak 11 siswa terbaik menjadi ujung tombak keberhasilan ini. Mereka adalah gabungan atlet muda dari sekolah umum dan lembaga pendidikan pesantren di Kabupaten Majene, membuktikan bahwa bakat dan potensi sepak bola tumbuh subur di segala lingkungan pendidikan. Meskipun hasil akhir ini sedikit berada di luar ekspektasi awal, capaian ini tetap disyukuri dan diapresiasi setinggi-tingginya. Alasan utamanya adalah keberhasilan tim mampu menembus babak final dan bersaing setara dengan tim-tim kuat lainnya. Hanya dengan lolos ke babak puncak saja, para pemain muda ini sudah dianggap membawa nama harum daerah, sekaligus membuktikan bahwa kualitas permainan mereka layak diperhitungkan di kancah kompetisi tingkat kabupaten.
Turnamen Garuda Cup 2026 ini digelar dengan semangat besar: “Fair Play, Fair Age, Fair Future!” (Permainan Adil, Usia Sesuai, Masa Depan Cerah), serta berpegang teguh pada prinsip utama “Junjung Tinggi Sportivitas”. Nilai-nilai ini tertulis jelas dalam sertifikat penghargaan resmi yang diterima tim, lengkap dengan lambang PSSI dan penyelenggara. Ajang ini bukan sekadar adu kemampuan teknis, melainkan wadah pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi para atlet muda.
Momen paling membahagiakan terjadi saat perwakilan tim naik ke panggung untuk menerima penghargaan. Di tangan mereka, tersandang piala bergengsi dan sertifikat bertuliskan “Juara 2 Garuda Cup 2026”—bukti nyata kerja keras, keringat, dan semangat pantang menyerah yang telah mereka curahkan selama bertanding di Lapangan Desa Waepute, Mamuju Tengah.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kunci Bapak Aslan Sidang yang bertindak sebagai Manajer Tim. Beliau mengawal perjalanan tim secara langsung dan penuh tanggung jawab selama 5 hari penuh, mulai dari tahap persiapan, pemilihan pemain, latihan rutin, hingga mendampingi saat bertanding di lokasi turnamen.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak kita, baik dari SMP maupun pesantren, mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang Juara II. Ini prestasi luar biasa,” ungkap Bapak Aslan Sidang dengan penuh haru.
Kepulangan tim ke daerah asal menjadi momen yang tak terlupakan. Rombongan tim dan piala kemenangan diarak keliling Jalan Poros Majene. Di sepanjang jalan, warga masyarakat berkumpul, bertepuk tangan, dan menyambut gembira kehadiran para pemuda kebanggaan daerah. Siswa-siswi sekolah dan santri pesantren juga turut berbaris memberikan penghormatan dan ucapan selamat, menciptakan suasana meriah yang penuh kehangatan persaudaraan.
Menanggapi hasil ini, harapan besar disampaikan oleh pihak pengelola. Diketahui, rencananya pada bulan ini juga akan diadakan kegiatan serupa atau kelanjutan program pembinaan sepak bola usia dini. Pihak penyelenggara berkomitmen untuk kembali mengirimkan perwakilan dan mendukung penuh para atlet muda.
“Semoga kegiatan selanjutnya pada bulan ini dapat segera terlaksana. Harapan kami yang terbesar, di kesempatan berikutnya Kabupaten Majene dapat melangkah lebih jauh dan meraih Juara I, membawa nama daerah semakin harum,” tambah beliau.
Masyarakat dan pihak terkait menyambut gembira prestasi ini. Harapannya, penghargaan Juara II Garuda Cup 2026 ini tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga menjadi modal semangat dan motivasi bagi generasi muda Kabupaten Majene untuk terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang.
Laporan Bahar


