MAJENE, 15 Agustus 2026 — Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene yang ke-481 berlangsung dengan semarak melalui kegiatan Pawai Budaya, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini mengusung tema: “Menyampaikan Kebenaran sebagai Jalan Menuju Kesempurnaan Hidup”. Tema tersebut memiliki makna mendalam, yakni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjunjung tinggi kebenaran sebagai landasan kehidupan, sekaligus menggambarkan semangat masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta memperkuat identitas daerah melalui kekayaan budaya yang dimiliki.
Tujuan Pelaksanaan
1. Memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene yang ke-481;
2. Memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah, kearifan lokal, serta potensi unggulan dari setiap wilayah di Kabupaten Majene;
3. Meningkatkan keterlibatan generasi muda, khususnya pelajar, agar lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah;
4. Memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, sekolah, masyarakat, serta seluruh pelaku kebudayaan dalam membangun dan memajukan warisan budaya Majene.
Pawai Budaya dilepas secara resmi dari Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, dengan rute perjalanan menuju Gedung Assamalewuang dan gedung DPRD Kabupaten Majene. Sebagian besar rombongan pawai kemudian kembali menyelesaikan perjalanan di titik pemberangkatan.
Kegiatan ini diikuti oleh rombongan dari unsur Pemerintah Daerah, seluruh perangkat daerah, serta rombongan budaya yang mewakili delapan kecamatan se-Kabupaten Majene. Setiap kecamatan menampilkan beragam potensi dan identitas wilayah masing-masing. Secara keseluruhan, pawai diikuti sekitar 1.100 peserta yang merupakan perwakilan dari 42 Sekolah Dasar di Kabupaten Majene.
Turut hadir dan memeriahkan kegiatan ini para Kepala Sekolah se-Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, didampingi para guru dan siswa yang berpartisipasi dalam barisan pawai. Kehadiran dunia pendidikan ini menambah semarak dan sekaligus menjadi wujud nyata dalam menanamkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya dan identitas daerah.
Pawai Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-481 ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi ruang pembelajaran, ruang ekspresi, dan ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat. Setiap peserta membawa pesan-pesan kebudayaan daerah yang mencakup budaya bahari, pertanian, kesenian khas Mandar, permainan tradisional, kuliner lokal, kerajinan masyarakat, sejarah daerah, hingga nilai-nilai kehidupan masyarakat Majene.
Keterlibatan para pelajar menjadi bagian yang sangat penting dalam menjaga keberlanjutan budaya, karena merekalah generasi penerus yang akan mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya Majene di masa mendatang.
Pada rangkaian pelepasan pawai budaya, Pemerintah Kabupaten Majene juga memberikan penghargaan kebudayaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kontribusi, dan dukungan dalam pembangunan, pemajuan kebudayaan, serta pengembangan pariwisata daerah. Penghargaan diberikan dalam dua kategori, yaitu:
1. Bakti Budaya Majene, diberikan sebagai apresiasi atas pengabdian serta pembinaan dan pelestarian Kebudayaan Mandar di Kabupaten Majene;
2. Mitra Strategis Kebudayaan dan Pariwisata Majene, diberikan sebagai penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam pengembangan kebudayaan serta pariwisata di Kabupaten Majene.
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh pihak untuk terus berkontribusi dalam menjaga, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan serta sektor pariwisata Kabupaten Majene.
Pemerintah Kabupaten Majene menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Bupati dan Wakil Bupati Majene, seluruh unsur pimpinan Kabupaten Majene, para perangkat daerah, pemerintah kecamatan, Dinas Pendidikan, jajaran sekolah, para guru pendamping, seluruh peserta pawai, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kebersamaan dan dukungan yang diberikan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga serta mengembangkan kebudayaan Kabupaten Majene di masa mendatang.
Laporan Bahar


