MAJENE — Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Majene berdampak nyata bagi masyarakat di Lingkungan Salabose, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene. Ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari kini semakin sulit diperoleh akibat sumur dan sumber air warga yang menyusut drastis seiring berlanjutnya musim kemarau.
Kondisi krisis air bersih ini dirasakan semakin mendesak menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya di kawasan Puncak Salabose. Warga Salabose menyampaikan bahwa beberapa hari terakhir, kebutuhan air bersih menjadi sangat mendesak guna mendukung seluruh rangkaian persiapan dan kegiatan peringatan Maulid Nabi.
Menurut keterangan warga, untuk memenuhi kebutuhan air mandi dan mencuci pakaian, mereka kini harus menempuh jarak cukup jauh menuju sumur yang masih memiliki sisa air. Sementara untuk kebutuhan air minum, warga terpaksa memesan dan membeli air dari penyedia jasa pengiriman air menggunakan mobil tangki terbuka (mobil open). Semua upaya ini dilakukan demi tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempersiapkan peringatan Maulid Nabi dengan layak.
“Beberapa hari ini menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Puncak Salabose, kami sangat membutuhkan bantuan air bersih. Untuk air mandi dan cuci pakaian, kami harus menempuh jarak jauh ke sumur. Sedangkan air minum, kami memesan dan membeli dari penjual yang menggunakan mobil open. Semoga pemerintah dan para dermawan dapat membantu menyalurkan air bersih untuk persiapan kami,” ungkap salah seorang warga Salabose, Senin (24/8/2026).
Biaya pembelian air minum yang harus dikeluarkan secara terus-menerus menjadi beban tambahan yang cukup berat bagi sebagian besar masyarakat, terlebih di tengah musim kemarau yang belum menunjukkan tanda akan berakhir.
Menghadapi situasi tersebut, warga Lingkungan Salabose — terutama yang berada di kawasan Puncak Salabose — sangat berharap Pemerintah Kabupaten Majene serta pihak terkait dan para dermawan dapat segera menyalurkan bantuan air bersih. Bantuan ini dinilai sangat mendesak agar masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan layak serta dapat menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi dengan khidmat dan lancar.
Warga berharap bantuan air bersih dapat segera disalurkan secara berkala dan berkelanjutan hingga musim hujan tiba serta sumber air di wilayah tersebut kembali normal.
Laporan Bahar


