• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Prosesi Ritual & Ziarah Makam Leluhur di Salabose Majene, Tradisi 400 Tahun Menjelang Maulid Nabi

Redaksi by Redaksi
in MAJENE
0
Prosesi Ritual & Ziarah Makam Leluhur di Salabose Majene, Tradisi 400 Tahun Menjelang Maulid Nabi
8
SHARES
87
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJENE — Pemerintah Kabupaten Majene bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Ritual Syaratakan dan Ziarah Makam Leluhur di kawasan Lingkungan Salabose, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Senin (24/8/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi turun-temurun selama lebih dari 400 tahun ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan, pelestarian sejarah, serta ungkapan syukur menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

Kegiatan berlangsung khidmat mengikuti susunan acara yang telah disiapkan. Diawali dengan pembukaan oleh Pembawa Acara (MC) Muhammad Subhan, seluruh hadirin bersama-sama membaca Basmalah sebagai tanda dimulainya kegiatan secara resmi. Selanjutnya, Drs. Muhammad Gaus, M.M. selaku Ketua Panitia kegiatan menyampaikan laporan sekaligus memaparkan sinopsis singkat sejarah dan nilai penting dari beberapa makam leluhur yang akan diziarahi.

 

Dalam laporannya, Muhammad Gaus menjelaskan bahwa ziarah makam leluhur sebelum memasuki puncak peringatan Maulid Nabi merupakan bagian tak terpisahkan dari adat istiadat masyarakat Mandar di Salabose.

 

“Salabose menyimpan banyak situs sejarah — di sinilah dimakamkan para tokoh pembawa Islam, para pemimpin kerajaan, serta tokoh masyarakat yang berjasa besar. Berkat perjuangan dan pengabdian beliau-beliau inilah, kita hari ini dapat hidup dalam keimanan dan ketertiban sosial. Mengadakan ritual syaratakan dan ziarah ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah sekaligus penghormatan dan permohonan restu kepada para leluhur, agar seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi yang akan kita laksanakan esok hari mendapat keberkahan dan kelancaran,” ungkapnya.

 

Tokoh pertama yang diziarahi adalah Syekh Abdul Mannan — ulama pembawa ajaran Islam ke wilayah tanah Mandar. Beliau adalah sosok yang membawa cahaya Islam sehingga masyarakat Salabose dan sekitarnya menerima ajaran agama yang kini dianut sebagai pedoman hidup menuju keselamatan dunia akhirat.

 

Tokoh berikutnya dalam sejarah Salabose adalah Tomakaka Poralle, pemimpin pertama yang meletakkan dasar pemerintahan di kawasan tersebut. Sejarah mencatat, sebelum terbentuknya Kerajaan Banggae, telah berdiri Kerajaan Ponaleh Talakosi. Tomakaka Poralle menerima kedatangan seorang tokoh dari Timur yang dikenal dengan sebutan Kepulipuli di Mata Allah — sebagian sumber menyebutkan berasal dari Majapahit, sementara sumber lain menduga dari Kerajaan Gowa-Tallo. Kedatangan beliau membawa misi kebaikan yang dirangkum dalam falsafah Mandar: “Mampia Ditahu, Mampia Ditita” (saling menghormati dan menyatukan kebaikan). Tokoh tersebut kemudian dinikahkan dengan Putri Merrupa Bulawang, putri penguasa setempat, dan melahirkan dua putra penerus kerajaan: Salabose dan Imam Kaitan — dua nama yang menjadi cikal bakal sejarah Salabose hingga kini.

 

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, S.E., M.Si., yang menekankan pentingnya menjaga situs bersejarah sebagai aset budaya daerah sekaligus mengembangkannya sebagai daya tarik wisata religi dan sejarah. Sambutan kedua disampaikan oleh Drs. H. Mustamin, Asisten I Kabupaten Majene, mewakili Bupati Majene H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., yang mengapresiasi pelestarian tradisi ini sebagai wujud nyata kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap warisan leluhur.

 

Inti acara berlangsung khidmat saat Prosesi Ritual Ziarah Makam dipimpin oleh Imam Lingkungan Salabose, Muhammad Akil. Seluruh peserta mengikuti prosesi sesuai tata cara adat Mandar, dilanjutkan dengan pelantunan sholawat dan taslim kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Pembacaan doa bersama dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, Dr. H. M. Sahlan, S.Ag., M.AP., sebagai bentuk permohonan rahmat dan keberkahan bagi para leluhur yang telah berjasa meletakkan dasar agama dan peradaban di tanah Mandar.

 

Sesuai susunan acara, setelah istirahat dan penutup sesi di masjid, rombongan ziarah bergerak menuju makam-makam berikutnya mengikuti rute perjalanan yang disampaikan MC:

 

1. Makam Syekh Abdul Mannan — terletak sekitar 500 meter di sebelah utara Masjid.

2. Makam Merrupa-Rupa Bulawang — sekitar 100 meter di sebelah utara Masjid.

3. Makam Tomatindo di Masiqi (I Moro) — berada di sebelah barat Masjid Syekh Abdul Mannan.

4. Makam Raja-Raja Banggae — di kawasan Kampung Banggae, sekitar 500 meter di sebelah selatan Masjid Syekh Abdul Mannan.

 

Kegiatan ziarah ditutup setelah seluruh prosesi di makam raja-raja Banggae selesai dilaksanakan.

 

Berikut para pejabat dan tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut:

 

1. Drs. H. Mustamin — Asisten I Kabupaten Majene

2. Kapten Inf Usman Kardi — Pasi Pers Kodim 1401/Majene

3. H. Mandy Abram, S.H. — Kasubag Bin Kejari Majene

4. Iptu Kardun — Kasat Binmas Polres Majene

5. H. M. Sahlan — Kepala Kementerian Agama Kabupaten Majene

6. H. Ahmad Yusuf — Ka. Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Majene

7. H. Muhammad Syamsuri, S.Pd., M.Si. — Sekretaris Panitia Maulid

8. Para Tokoh Agama Kelurahan Pangali-Ali

9. Para Tokoh Masyarakat Lingkungan Poralle Salabose

 

Tradisi ziarah makam leluhur ini telah dilaksanakan secara terus-menerus oleh masyarakat Salabose selama lebih dari empat abad. Dalam kurun sepuluh tahun terakhir, kegiatan ini semakin diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga nilai sejarah, spiritual, dan budayanya tetap terjaga dan dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka resmi rangkaian peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tingkat Lingkungan Salabose, Kabupaten Majene, yang puncaknya akan dilaksanakan pada Selasa (25/8/2026).

 

 

 

Pelaporan: Bahar

Previous Post

Sambut Maulid, Kasat Samapta Polres Majene Hadiri Ritual Ziarah Makam Syekh Abdul Mannan

Next Post

Presiden Probowo menganugrahkan Satyalancana Karya Satya XXX dan XX tahun kepada 3 petugas Lapas Parepare

Redaksi

Redaksi

Next Post
Presiden Probowo menganugrahkan Satyalancana Karya Satya XXX dan XX tahun kepada 3 petugas Lapas Parepare

Presiden Probowo menganugrahkan Satyalancana Karya Satya XXX dan XX tahun kepada 3 petugas Lapas Parepare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kepala UPT SDN 161 Pinrang Andi Harisuddin, S.Pd., M.Pd. Didaulat Membacakan Teks UUD 1945 pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Pinrang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • SMP Negeri 6 Majene Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Usung Tema “Nusantara dalam Harmoni”

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan di Pinrang, Sempat Diarahkan ke Mapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In