POLEWALI MANDAR – Nilai kepedulian dan kasih sayang yang dicontohkan Rasulullah SAW menjadi nyata dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Pondok Pesantren Nahdlatul Ummah, Desa Kanang, Kabupaten Polewali Mandar. Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Majene menyerahkan bantuan donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana pada Sabtu, 5 September 2026.
Penyerahan berlangsung khidmat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Majene, H. M. Sahlan, dan diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan melalui Kementerian Agama RI guna meringankan beban warga yang sedang mengalami musibah di daerah lain.
H. M. Sahlan menyampaikan bahwa sumbangan ini merupakan wujud kebersamaan dan kepekaan sosial dari seluruh keluarga besar Kemenag Majene. Ia menekankan bahwa momen peringatan kelahiran Nabi adalah waktu yang tepat untuk meneladani akhlak mulia dan bela rasa terhadap sesama yang sedang tertimpa kesulitan.
“Nilai donasi ini mungkin terlihat kecil, namun jika dikumpulkan dengan keikhlasan dan persatuan, insyaallah akan membawa kelegaan bagi saudara kita yang membutuhkan. Inilah bukti ajaran agama hadir dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Gerakan ini juga mencerminkan semangat “Kemenag Berdampak”, yang tidak hanya unggul dalam pelayanan rutin, tetapi sigap hadir dan bermanfaat saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Harapannya, bantuan sederhana ini dapat menjadi dorongan semangat bagi para korban untuk bangkit kembali di masa pemulihan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Barat menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga dan petugas di lingkungan Kemenag Majene yang telah ikut serta menggalang dana. Menurutnya, solidaritas lintas wilayah ini membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas jarak.
“Terima kasih kepada Kemenag Majene atas keikutsertaan yang tulus. Apa yang diberikan menjadi bukti nyata kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat,” tambahnya.
Momen berbagi ini pun memperkuat makna peringatan Maulid Nabi: bahwa mencintai beliau tercermin bukan hanya dalam ucapan, melainkan dalam tindakan nyata membantu sesama. Semangat berbagi dari Majene ini pun dititipkan dengan harapan membawa keberkahan dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi penerima.
Editor Bahar


