MAJENE, 20 September 2026 – Ajang bergengsi “Majene Kota Tua Seri II” Radio Control (RC) Offroad 4×4 resmi digelar dengan meriah dan sukses penuh. Kegiatan berlangsung selama dua hari berturut-turut di lingkungan Bukku, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mempertemukan peserta dari berbagai penjuru Sulawesi dan dipuji luas sebagai penyelenggaraan berkualitas tinggi.
Diselenggarakan oleh RCAMM (Radio Control Adventure Mandar Majene) di bawah naungan IOF (International Offroad Federation), lomba ini mengangkat tema kompetisi skala 1/0 Adventure dengan tantangan khas: kategori Hard Body & Lexan Ban Maksimal 120 yang mewajibkan penggunaan winch.
Dua kategori utama dipertandingkan dengan antusiasme tinggi:
FFA No Rules – Menguji kebebasan strategi dan ketangguhan kendaraan tanpa batasan ketat
Trailing – Menantang ketangkasan melewati jalur alam berbatu dan berkelok
Peserta hadir dari Makassar, Palu, Kendari, dan wilayah lainnya, menjadikan ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah silaturahmi yang mempererat persaudaraan antarpecinta RC Offroad di seluruh Sulawesi. Selama menginap di Majene, para peserta turut menikmati keindahan alam, kuliner khas, serta keramahan warga yang meninggalkan kesan mendalam.
Rahmat, Ketua IWF Pencap Majene selaku penyelenggara, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya:
“Alhamdulillah, ini adalah seri kedua setelah sukses tahun lalu. Kali ini peserta jauh lebih banyak. Intinya silaturahmi—komunitas kita tersebar di seluruh Sulawesi, dan acara inilah yang menyatukan kita. Ajang ini bergilir tuan rumah: sebelumnya di Makassar, lalu Palu, kini giliran Majene.”
Suasana lomba berlangsung di jalur alami yang dikelilingi pepohonan, memperkuat nuansa “Kota Tua” yang asri sekaligus menantang. Dukungan sponsor lokal turut menyukseskan acara, antara lain: The Twilight, Arah Rakyat Sofyan, Al-Ikhlas Residence Majene, Rumah Kakek Reborn, serta DNRC Shop.
Kehadiran peserta dari luar daerah memberikan dampak positif pula bagi perekonomian dan pariwisata lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi berkelanjutan, menjadikan Majene sebagai salah satu pusat kegiatan hobi olahraga otomotif mini yang ramah, berkualitas, dan membanggakan masyarakat Mandar.
Laporan: Bahar


