MAJENE, 4 November 2026 — Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd., membuka secara resmi kegiatan Kick-Off Meeting dan Sosialisasi Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah (RISPAS) Kabupaten Majene Tahun 2026–2046, sekaligus Kegiatan Penyelesaian Pengaduan Masyarakat Terkait Penyelesaian Dokumen Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (D3TLH) Kabupaten Majene Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan kantor pemerintah daerah setempat, Kamis.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa penyusunan RISPAS dan penyelesaian D3TLH merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Majene. Saat ini, Kabupaten Majene memiliki delapan kecamatan dengan jumlah volume timbulan sampah harian mencapai 82,62 meter kubik yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita semua berpartisipasi dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah yang sangat strategis untuk jangka panjang 20 tahun ke depan,” ujar Wakil Bupati.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan beberapa hal pokok yang menjadi fokus kegiatan ini, antara lain bagaimana pengelolaan sampah yang tepat guna dan berdaya guna, pengoptimalan fasilitas pengolahan yang tersedia, serta peran berbagai pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Dunia Usaha, Lembaga Filantropi, Akademisi, LSM, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Terutama terkait penyelesaian D3TLH, Wakil Bupati menekankan pentingnya keterbukaan dan partisipasi masyarakat. Masyarakat yang memiliki pengaduan terkait dokumen D3TLH dapat menyampaikan aspirasinya melalui forum yang telah disediakan. Hasil verifikasi akan dituangkan dalam peta kawasan sensitivitas lingkungan hidup dengan batas harga kompensasi sebesar Rp1.500.000 per D3TLH/Malpra, sehingga dapat tercapai kesepakatan yang adil dan memuaskan kedua belah pihak.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pimpinan dan Staf Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, Kepala Bappeda, Litbang dan Hukum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Majene, Kepala Instansi Vertikal, Camat se-Kabupaten Majene, Ketua Forum Komunikasi Desa/Kelurahan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas, partisipatif, serta dapat dipertanggungjawabkan untuk kenyamanan dan keberlangsungan hidup masyarakat Majene yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Laporan Bahar

