SUDUT PANDANG, — Ketika larut malam tiba dan mungkin sama suasana, setiap sudut kota meliputi Sabang sampai Merauke, perlahan tenang dan hening, banyak dari kita mungkin tidak menyadari pengorbanan yang dilakukan oleh para penjaga ketertiban. Sejak 1 Juli 1946, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban negeri ini. Namun, seberapa dalam kita memahami dan menghargai kontribusi Polri?
Di awal kemerdekaan, Polri memulai perannya di tengah keadaan negara yang baru merdeka dan penuh tantangan. Dari perannya sebagai bagian dari kekuatan militer yang menjaga ketertiban, Polri kini telah berevolusi menjadi lembaga sipil dengan tanggung jawab yang luas—menegakkan hukum, melindungi hak asasi manusia, dan menjaga kedamaian sosial. Perubahan ini tidaklah mudah; Polri telah menghadapi berbagai krisis, dari konflik internal hingga tantangan sosial yang rumit.
Setiap anggota Polri mengorbankan banyak hal demi tugas mereka. Mereka sering meninggalkan keluarga tercinta dan mengabaikan kenyamanan rumah demi menjalankan tugas. Bayangkan seorang polisi yang harus berdiri di tengah hujan deras atau melawan cuaca ekstrem, dengan tekad dan semangat untuk melindungi kita. Ini adalah pengorbanan yang tidak selalu terlihat, tetapi sangat berarti bagi kita semua. Menghargai Polri berarti mengakui dan menghormati setiap tetes keringat dan bahkan darah yang dicurahkan demi keamanan kita. Polri adalah Permata NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Di luar tugas utama, Polri juga menunjukkan kepedulian mendalam terhadap masyarakat. Polres Sinjai, di bawah pimpinan AKBP Harry Azhar Hasryi, misalnya, telah meluncurkan berbagai program sosial yang mencerminkan dedikasi mereka terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui Polsek Sinjai Selatan dan Polsek Pulau Sembilan, dengan membagikan paket sembako kepada keluarga kurang mampu, bahkan Kapolsek turun langsung ke rumah warga di masing-masing tempat.Program-program ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri, sering kali dilakukan dalam diam, tanpa menuntut pujian.
Menghargai Polri juga berarti mendukung peran mereka dalam menegakkan hukum dan melindungi hak-hak masyarakat. Polri bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap orang dapat hidup dengan aman dan adil. Dukungan kita terhadap Polri sangat penting, terutama dalam memastikan bahwa mereka dapat menjalankan tugas dengan efektif dan adil. Dukungan ini juga mencakup mendukung reformasi yang terus dilakukan Polri untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas mereka.
Menjelang Pilkada serentak pada 27 November 2024, peran Polri akan semakin vital. Mereka bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan, memastikan bahwa setiap suara dihitung dengan adil dan transparan. Dukungan kita terhadap Polri selama periode ini adalah bentuk komitmen kita terhadap demokrasi dan keamanan nasional.
Pada akhirnya, menghargai dan mencintai Polri adalah bagian dari kecintaan kita terhadap bangsa. Dengan memahami dan menghormati sejarah serta pengabdian Polri, kita dapat lebih menghargai kontribusi mereka dalam menjaga keamanan. Dukungan kita terhadap Polri dan reformasi mereka memperkuat integritas institusi ini, membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Penghargaan kita terhadap Polri adalah cerminan dari komitmen kita untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan bangsa, serta menghargai setiap detik perjuangan mereka demi negeri tercinta.
Potret’ Kapolsek Sahabuddin Penyaluran Bantuan Kapolres Sinjai Untuk Warga Pulau Sembilan
Sinjai, Sulawesi Selatan.
9 September 2024 .
OLEH: SUPRIADI BURAERAH (RAKYAT)
