• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home INTERNASIONAL

Varietas Baru, Solusi Ketahanan Pangan di Cuaca Ekstrem

Admin by Admin
in INTERNASIONAL, NASIONAL, PAPUA
0
6
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TARGET TUNTAS.ID, Agandugume, Papua – Cuaca ekstrem tak lagi jadi halangan. Satgas Yonif 751/VJS bersama BNPB memprakarsai program edukasi bercocok tanam dengan memperkenalkan varietas tanaman baru kepada masyarakat Distrik Agandugume, Jumat (25/10/2024).

Agandugume, yang berada di ketinggian 2.802 MDPL, kerap dilanda suhu hingga 2°C, menyebabkan munculnya fenomena Embun Upas. Selain itu, curah hujan tinggi dan perubahan iklim yang tak menentu membuat hasil pertanian warga kerap gagal. Sejumlah tanaman potensial seperti sawi, cabai, kangkung, dan semangka belum berhasil tumbuh akibat kurangnya bibit dan teknik budidaya yang tepat.

Satgas Yonif 751/VJS merespons kendala ini dengan memberikan pelatihan bercocok tanam kepada masyarakat. Praka Suriansyah, salah satu personel Satgas, turun langsung mempraktikkan metode tanam di pos jaga dan mengajari warga teknik penanaman yang benar. Selain pelatihan, Satgas juga membagikan bibit tanaman agar masyarakat dapat mencoba menanam di kebun masing-masing.

“Langkah ini bertujuan agar warga dapat memanfaatkan potensi tanah mereka, meski berada di wilayah dengan cuaca ekstrem. Kami berharap mereka bisa lebih produktif dan mandiri,” ujar Letkol Inf Erwan Harliantoro, S.H., M.Han., Dansatgas Yonif 751/VJS.

Erwan juga menambahkan bahwa inovasi dalam jenis tanaman ini diharapkan bisa membuka peluang baru bagi sektor pertanian lokal. “Dengan bibit dan teknik yang tepat, kami ingin hasil pertanian di Agandugume berkembang lebih baik, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Inisiatif ini menjadi sinyal bahwa tantangan alam di pegunungan Papua bukan halangan untuk tumbuh dan berkembang. Dengan kombinasi inovasi dan edukasi, Distrik Agandugume diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.***

Tags: Dansatgas Yonif 751/VJSKetahanan PanganMAJALAH TARGET TUNTASPapua
Previous Post

Wujud Kepedulian Polri dan Bhayangkari Daerah Sumut,Beri Bansos dan Baksos Untuk Masyarakat Nias Selatan

Next Post

Modus Pungli dana BOS Terbongkar, Polres Majene Amankan 1 tersangka

Admin

Admin

Next Post

Modus Pungli dana BOS Terbongkar, Polres Majene Amankan 1 tersangka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Peternak Menjerit Tak Pernah Dibina, Dinas Peternakan Majene: Bantuan Tak untuk Individu!

    Peternak Menjerit Tak Pernah Dibina, Dinas Peternakan Majene: Bantuan Tak untuk Individu!

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Baru Masuk Usai Lebaran, ASN Kelurahan Galung Dicek Mendadak

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Momentum Maaf-Maafan, Kerajaan Balanipa Justru ‘Tagih’ Aspirasi ke Pemprov Sulbar

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Intel Core i7-7700K ‘Kaby Lake’ review

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Hands on: Apple iPhone 7 review

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Muhammadiyah Lebih Dulu, Sekda Sulbar: Jangan Dipersoalkan!

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Hari Pertama Kerja, ASN Majene Langsung Disidak

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Solidaritas PWI Sidrap untuk Korban Kebakaran di Pangkajenne

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Pasca Lebaran, Polisi Patroli ke Rutan Majene: Antisipasi Ancaman Tersembunyi

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas 10 Km dari Titik Hanyut di Sungai Saddang

    5 shares
    Share 2 Tweet 1
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In